Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Bental Jemur

Bental Jemur: Kisah Ramalan dan Persahabatan dalam Wawacan Sunda

Naskah Bental Jemur ini mengisahkan cerita berbingkai yang dimulai dengan percakapan Nabi Muhammad SAW dengan para sahabat di Mekah. Dalam percakapan itu, Sayidina Abas diminta menceritakan Hikayat Amir Hamzah. Dari sana, cerita berkembang menjadi kisah Prabu Saheras yang ingin memiliki kemampuan seperti Nabi Sulaeman, Lukmanulhakim yang menjadi peramal jitu, hingga Bental Jemur yang membalas kematian ayahnya dan menjadi pati di negeri Madayin. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Pegon berbentuk puisi wawacan setebal 128 halaman. Naskah yang diperkirakan berasal dari abad ke-20 ini ditemukan di Cijulang, Ciamis. Secara fisik, kertas naskah berwarna kecoklatan dengan beberapa noda dan penjilidan yang longgar. Naskah ini tersimpan di EFEO Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Wawacan Syekh Abdul Qadir Jaelani: Kisah Wali Kutub dalam Gubahan Jawa Pegon

Temukan kisah hidup Syekh Abdul Qadir Jaelani, seorang tokoh sufi terkemuka, dalam manuskrip kuno berbahasa Jawa beraksara Pegon. Naskah ini, yang berbentuk puisi wawacan, mengungkap silsilah, perjalanan hidup, hingga ajaran-ajaran Syekh Abdul Qadir Jaelani sebagai pembawa Tarekat Qodariyah. Mari selami kearifan lokal melalui warisan budaya yang sarat makna ini.

Menelusuri Ajaran Tasawuf dalam Manuskrip Tarekat Haqmaliyah

Temukan warisan intelektual Islam Nusantara melalui manuskrip Tarekat Haqmaliyah. Naskah kuno ini mengungkap ajaran tasawuf yang mendalam, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon. Simbol-simbol mistik dan prinsip-prinsip rukun Islam serta rukun iman menjadi kunci untuk memahami eksistensi Allah.

Pangajaran Agama: Syair Sunda Abad ke-20 tentang Syariat dan Tasawuf

Temukan kearifan lokal dalam manuskrip Pangajaran Agama, sebuah karya sastra Sunda abad ke-20 yang memadukan ajaran syariat Islam dan tasawuf. Naskah ini menawarkan pemahaman mendalam tentang Rukun Islam, kejadian alam, serta kisah-kisah penuh makna seperti riwayat Abdul Mutolib dan Abdullah.

Primbon, Silsilah, dan Tarekat: Warisan Manuskrip Jawa-Arab-Sunda

Jelajahi khazanah manuskrip kuno yang memadukan kearifan lokal Jawa, sentuhan Arab, dan budaya Sunda. Manuskrip ini menyimpan primbon, doa, dan ajaran tarekat. Sebuah warisan berharga yang mengungkap dimensi spiritual dan kesejarahan masyarakat.

Menelusuri Jejak Leluhur: Silsilah Keluarga Galuh Cibogo Parakannyasag

Temukan jejak sejarah keluarga yang terukir dalam manuskrip kuno. Naskah ini mengungkap silsilah keluarga yang berakar dari Galuh, Cibogo, hingga Parakannyasag. Sebuah perjalanan menelusuri leluhur dan memahami warisan masa lalu.

Kisah Nabi Yusuf dalam Carita: Manuskrip Jawa-Sunda Abad ke-18

Telusuri kisah Nabi Yusuf yang memukau dalam manuskrip kuno Carita Nabi Yusuf. Ditulis dalam bahasa Jawa dan Sunda menggunakan aksara Pegon, manuskrip ini menawarkan perspektif unik tentang perjalanan hidup sang nabi. Mari kita selami lebih dalam detail dan cerita di balik naskah berusia ratusan tahun ini.

Ogin Amarsakti: Kisah Putra Mahkota dalam Wawacan Sunda

Telusuri kisah epik Ogin Amarsakti, seorang putra mahkota yang dibuang ke laut dan dibesarkan oleh raja jin. Wawacan berbahasa Sunda ini menceritakan perjalanannya mengalahkan raja-raja kafir, menyelamatkan keluarganya, dan menegakkan keadilan dengan latar belakang penyebaran Islam di tanah Sunda.

Menelusuri Carita Parahiyangan Sakeng Bhumi Jawa Kulwan: Jejak Sejarah Cirebon

Temukan jejak sejarah Jawa Kulwan melalui manuskrip kuno Carita Parahiyangan Sakeng Bhumi Jawa Kulwan. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap kisah-kisah penting dari masa lalu. Mari selami isi naskah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya ini.