• Rumah Naskah Nusantara
    Menyelamatkan Manuskrip Nusantara
    Digitalisasi dan Inventarisasi Manuskrip
    Preservasi Naskah
    Transliterasi dan Penerjemahan
    Edukasi dan Sosialisasi
  • Menjaga Kelestarian Manuskrip Kuno
    Pelestarian naskah kuno tidak hanya
    berkaitan dengan fisik dari naskah itu sendiri,
    tetapi juga dengan informasi yang terdapat di dalamnya.
  • Kegiatan Rumah Naskah
    Program tersebut meliputi:
    Bedah Naskah
    Seminar Nasional
    Workshop, Pelatihan Aksara, dan Preservasi.
Rumah Naskah berupaya untuk menyelamatkan, meneliti dan menyebarluaskan data kebudayaan Sunda kepada masyarakat yang berupa naskah (manuskrip). Inisiatif ini merupakan salah satu bentuk pengejewantahan dari amanah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Rumah Naskah Nusantara Ciamis Menyelamatkan Warisan Leluhur dari Lembaran yang Lapuk

19 Juli 2025 01:34

Di balik lembar-lembar kertas usang yang nyaris tak terbaca, tersembunyi jejak peradaban, petuah moral, dan kisah leluhur yang hampir punah oleh zaman. Dengan tekad tak tergoyahkan, Gunari Putra Erisman, M.Hum, Ketua Yayasan Rumah Naskah Nusantara, sebuah lembaga yang bergerak dalam ikhlas menyelamatkan naskah-naskah kuno yang nyaris dilupakan.

Pertunjukan Seni Berbasis Manuskrip Warnai Panggung Nyawang Bulan Rumah Naskah Nusantara di Jambansari, Ciamis

19 Juli 2025 01:27

Di bawah sinar bulan purnama yang syahdu, situs budaya Sirnayasa, Jambansari, Ciamis, menjadi saksi semaraknya panggung Nyawang Bulan yang digelar Yayasan Rumah Naskah Nusantara pada Sabtu, 12 Juli 2025. Selain pameran naskah kuno, talkshow literasi, dan pembacaan naskah sakral Sanghyang Siksa Kandang Karesian, Nyawang Bulan ini juga diisi oleh Pertunjukan Seni Berbasis Manuskrip yang menggugah rasa dan membangkitkan kekayaan budaya lokal.

Gali Warisan Literasi Leluhur: Pameran Naskah Kuno Meriahkan Nyawang Bulan Rumah Naskah Nusantara Ciamis

19 Juli 2025 01:22

Yayasan Rumah Naskah Nusantara kembali menghidupkan semangat literasi leluhur lewat acara budaya bertajuk Nyawang Bulan yang digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025 di kawasan bersejarah Jambansari, Ciamis. Mengusung tema “Kiwari Ngancik Bihari, Lampah Ayeuna Pakeun Jaga”, kegiatan ini menjadi panggung refleksi perjalanan budaya dan pengetahuan, menjembatani pesan masa lalu bagi masa depan generasi kini. Pusat perhatian pada Nyawang Bulan tahun ini salah satunya adalah Pameran Naskah Kuno, yang menampilkan sepuluh manuskrip pilihan dari khazanah Sunda kuno. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan 2025 Kategori Dukungan Institusional, sekaligus kolaborasi antara Rumah Naskah Nusantara dan Yayasan Kawargian Nonoman Galuh.

Info Filolog

Édi S. Ékajati: Gurubesar dan Filolog yang Mengabdikan Hidup untuk Budaya Sunda

17 Mei 2025 00:20

Édi S. Ékajati adalah seorang akademisi dan peneliti yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari sejarah dan kebudayaan Sunda. Karya-karyanya mencakup berbagai buku, penelitian, serta kontribusi penting dalam pengembangan studi Sunda di Indonesia.

Undang Ahmad Darsa: Pelestari Kearifan Lokal melalui Filologi Sunda

17 Mei 2025 00:14

Undang Ahmad Darsa adalah filolog yang mendedikasikan hidupnya untuk meneliti dan melestarikan naskah-naskah Sunda kuno. Karyanya mencakup transkripsi, terjemahan, dan digitalisasi naskah, serta upaya mengangkat nilai-nilai local genius dalam budaya Sunda.

Aca (Atja): Pelopor Kajian Naskah Sunda Kuna dan Sejarah Sunda

16 Mei 2025 23:33

Aca (Atja), lahir di Sumedang pada tahun 1929, merupakan tokoh penting dalam studi bahasa dan naskah Sunda Kuna. Ia dikenal sebagai Kepala Museum Jawa Barat pertama dan memiliki kontribusi besar dalam mengkaji naskah-naskah kuno, termasuk Naskah Wangsakerta yang kontroversial.

Kabar Naskah

Menjelajahi Tuntunan Shalat: Manuskrip Sunda-Arab Abad ke-20 dari Pangalengan

Temukan warisan intelektual Islam Nusantara melalui manuskrip Tuntunan Shalat. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon, menawarkan panduan komprehensif tentang rukun shalat lima waktu dan shalat sunnah Tahajud. Mari kita selami lebih dalam isi dan sejarah manuskrip ini.

Jaka Bayawak: Kisah Panji Bernafaskan Islam dari Tanah Sunda

Manuskrip Jaka Bayawak, yang ditulis dalam bahasa Sunda dan aksara Pegon, adalah sebuah puisi wawacan yang terdiri dari 163 halaman. Naskah ini menceritakan kisah dengan unsur suasana keislaman dengan tokoh-tokoh cerita panji zaman pra-Islam. Kisah epik ini berpusat pada perjalanan dua putra Sri Natawata Madenda, Jaka Bayawak dan Rara Uju, yang terpisah dan saling mencari.

Wawacan Ogin: Kisah Cinta dan Doa dari Bandung di Masa Lalu

Temukan keindahan Wawacan Ogin, sebuah manuskrip puisi wawacan berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini berisi kisah yang kemungkinan disalin dari naskah lain. Selain kisah utama, manuskrip ini juga menyimpan doa-doa bagi Nabi Muhammad dan mantra-mantra.


Agenda

Ngaguar Naskah

Ngaguar Naskah "Dalem Lenggana Bangkelung dalam Naskah Wisikjati"

12 Pebruari 2025

Yayasan Rumah Naskah Nusantara mengadakan kegiatan Ngaguar Naskah yang berjudul "Dalem Lenggana Bangkelung dalam Naskah…

Selengkapnya

Bimbingan Teknis/Pelatihan Preservasi Naskah Kuno

Bimbingan Teknis/Pelatihan Preservasi Naskah Kuno

24 - 25 Januari 2025

Raksa Naskah merupakan salah satu Kegiatan ini sebagai salah satu Upaya Pelestarian dan Peningkatan Kapasitas…

Selengkapnya


Mitra Kerja Sama

Beberapa lembaga dan komunitas bermitra dengan Rumah Naskah Nusantara