Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Tarekat Satariyah

Menjelajahi Tarekat Satariyah: Warisan Naskah Kuno dari Ciamis

Naskah ini mengungkap ajaran Tarekat Satariyah yang disajikan dalam format dialog, dilengkapi dengan tuntunan dzikir, penjelasan sifat-sifat Allah, dan rincian mengenai rukun Islam. Sayangnya, kondisi naskah tidak utuh karena bagian awalnya hilang atau rusak. Manuskrip setebal 40 halaman ini ditulis menggunakan aksara Pegon dan Arab di atas kertas buatan lokal. Ukuran halamannya 21 x 17 cm, dengan ukuran tulisan 16 x 13 cm. Tinta yang digunakan berwarna hitam pucat dan kurang kontras. Secara fisik, kertas terlihat kusam, kecoklatan, terdapat bercak-bercak hitam, dan berlubang, serta penjilidannya longgar. Naskah ini berasal dari abad ke-19, tepatnya dari Ciamis, dan dulunya milik Ibu Marsah dari Kp. Kubang Rancah, Kabupaten Ciamis. Saat ini, naskah tersebut disimpan di EFEO Bandung. Naskah ini diawali dengan (... ) uawi kang den atoni wajib, iku wajib allah kagungan sipat rong puluh ... (h. 1), dan diakhiri dengan kalimat ... maring gunuie lahir batin nanggung patine anggawa eta iman (h.40). Judul lain dari naskah ini adalah Pelajaran Agama Islam.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Babad Gebang: Kisah Islamisasi Cirebon dalam Wawacan Sunda

Telusuri jejak penyebaran agama Islam di Jawa Barat melalui manuskrip Babad Gebang. Ditulis dalam bahasa Sunda dan aksara Pegon, naskah ini mengisahkan konflik kekuasaan di Cirebon pada masa lalu. Simak narasi lengkapnya untuk memahami lebih dalam tentang sejarah dan budaya Islam di Tatar Sunda.

PELAJARAN AGAMA ISLAM (FIQIH): Tuntunan Iman dan Khutbah dari Bandung

Temukan warisan intelektual Islam dari abad ke-20! Manuskrip "PELAJARAN AGAMA ISLAM (FIQIH)" menyajikan panduan komprehensif tentang keimanan, hukum syarat, hingga tuntunan khutbah Idul Fitri. Tersimpan di EFEO Bandung, naskah ini menawarkan wawasan unik tentang praktik keagamaan di Jawa Barat.

Mujarobat: Kumpulan Doa dan Ritual dalam Manuskrip Sunda Kuno

Temukan kekayaan spiritualitas dalam manuskrip Mujarobat, sebuah karya kuno yang memuat beragam doa, jampe (mantra), dan tuntunan ibadah dalam tradisi Islam. Ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon, manuskrip ini menawarkan wawasan unik tentang praktik keagamaan masyarakat Soreang, Bandung pada awal abad ke-20. Mari selami lebih dalam isi dan sejarah manuskrip ini.

Petualangan dan Cinta: Narasi Wawacan Maesa Jaladri dan Mastuhu dari Koleksi Snouck Hurgronje

Telusuri kisah kepahlawanan dan romansa dalam dua Wawacan Sunda kuno, Maesa Jaladri dan Mastuhu. Dari Mesir hingga Karangkancana, dari Bagdad hingga Bahrul Padang, ikuti petualangan mereka meraih takhta dan cinta sejati. Naskah ini tersimpan rapi dalam koleksi Snouck Hurgronje di Perpustakaan Universitas Leiden.

Menjelajahi Primbon Sunda: Ramalan, Catatan, dan Kearifan Lokal dari Bandung

Telusuri kearifan lokal dalam manuskrip Primbon berbahasa Sunda yang ditulis menggunakan aksara Pegon. Naskah ini berisi kumpulan pengetahuan tradisional, catatan pribadi, dan berbagai ramalan yang menarik. Mari kita ungkap lebih dalam isi dan sejarah naskah kuno ini.

Mengungkap Makna Mendalam Kitab Hakekat: Tasawuf Sunda-Jawa Abad ke-20

Telusuri warisan intelektual Sunda-Jawa melalui Kitab Hakekat, sebuah manuskrip abad ke-20 yang memuat ajaran tasawuf mendalam. Naskah ini membahas syariat, tarekat, hakekat, dan makrifat, berlandaskan pemahaman syahadat dan rukun Islam. Mari kita bedah lebih jauh isi dan asal-usul kitab ini.

Wawacan Talaga Manggung: Kisah Islamisasi di Majalengka

Naskah kuno Wawacan Talaga Manggung menyimpan kisah menarik tentang proses islamisasi Kerajaan Hindu-Budha Talaga akibat pengaruh dari Cirebon. Manuskrip ini menceritakan intrik perebutan kekuasaan, pengkhianatan, hingga legenda yang menyelimuti asal-usul penguasa di berbagai daerah. Sebuah catatan sejarah dan budaya yang berharga.

Kisah Raja Saul dan Raja Daud: Wawacan Abad ke-19 dalam Aksara Pegon

Telusuri kisah epik Raja Saul dan Raja Daud dalam manuskrip puisi wawacan berbahasa Sunda dari abad ke-19. Ditulis dalam aksara Pegon, naskah ini mengisahkan pergantian kepemimpinan di Bani Israil dan konflik antara dua tokoh besar tersebut. Temukan detail menarik tentang asal-usul naskah dan penulisnya.