Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Wawacan

Kisah Heroik Darmatmaja: Wawacan Raja Darma dari Hindustan

Manuskrip Wawacan Raja Darma menceritakan kisah epik seorang raja bernama Darmatmaja dari Hindustan. Setelah menggantikan ayahnya, Raja Darma, Darmatmaja memerintah dengan bijaksana. Sayangnya, kedamaian itu terusik ketika Raja Sura Sakti dari Baratmaja menyerang Hindustan. Darmatmaja tertangkap, namun keberuntungan berpihak padanya ketika rakyat Sura Sakti memberontak dan membebaskannya. Jayengpati, patih Baratmaja, kemudian diangkat menjadi raja. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan huruf Arab, berbentuk puisi atau tembang, dan terdiri dari 56 halaman. Manuskrip ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Menelusuri 'Carita Suluk': Kisah Tasawuf dalam Gubahan Sunda Pegon dari Ciamis

Naskah Carita Suluk adalah warisan berharga yang ditulis dalam bahasa Sunda dengan aksara Pegon. Manuskrip ini, yang berasal dari Ciamis abad ke-20, berisi ajaran tasawuf mendalam. Mari kita selami lebih dalam isi dan konteks naskah kuno ini.

Wawacan Samaun: Kisah Heroik Pahlawan Islam dari Pangalengan

Telusuri kisah kepahlawanan Samaun dalam manuskrip Wawacan Samaun, sebuah karya sastra Sunda beraksara Pegon yang diperkirakan berasal dari Pangalengan, Bandung. Manuskrip ini mengisahkan perjuangan Samaun dalam menyebarkan agama Islam dan menumpas kaum kafir di tanah Arab. Dengan kondisi fisik yang cukup memprihatinkan, Wawacan Samaun tetap menjadi saksi bisu kekayaan khazanah intelektual Islam di Jawa Barat.

Menjelajahi Tuntunan Haji Abad ke-19: Kitab Manasik Haji dari Bandung

Telusuri khazanah intelektual Islam Nusantara melalui Kitab Manasik Haji, sebuah manuskrip abad ke-19 yang ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab. Naskah ini memberikan panduan lengkap mengenai tata cara ibadah haji, dilengkapi dengan doa-doa penting dan amalan sunnah. Warisan berharga dari Bandung ini menawarkan wawasan unik tentang praktik keagamaan masyarakat Sunda di masa lampau.

Menelusuri Akar Wangsa: Silsilah Raja-Raja Jawa dalam Genggaman Naskah Kuno

Jejak sejarah kerajaan Jawa terbentang dalam naskah kuno "Silsilah Raja-Raja Jawa". Manuskrip ini mengungkap garis keturunan penguasa Jawa, merangkai kisah dari Sukapura hingga Pengging. Lebih dari sekadar silsilah, naskah ini menyimpan catatan unik tentang ajaran tarikat dan nasihat luhur.

Menjelajahi Khazanah Naskah Kuno Cirebon: Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara

Temukan katalog naskah-naskah kuno yang tersimpan di Keraton Cirebon melalui Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara. Naskah ini adalah bagian penting dari warisan budaya Cirebon, yang mencatat sejarah intelektual dan sastra keraton. Simak selengkapnya mengenai deskripsi fisik dan isinya di bawah ini!

Menjelajahi Tuntunan Shalat dan Aqoid: Naskah Sunda Kuno dari Bandung

Temukan warisan intelektual Islam di Tatar Sunda melalui manuskrip "Tuntunan Shalat dan Aqoid". Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Arab-Pegon, memberikan panduan praktis tentang rukun shalat dan penjelasan mendasar mengenai aqidah. Sebuah jendela ke pemahaman keagamaan masyarakat Bandung pada akhir abad ke-19.

Wawacan Gandasari-Gandawardaya: Kisah Heroik Putra Raja Dermis

Manuskrip Wawacan Gandasari-Gandawardaya mengisahkan petualangan heroik dua putra Raja Dermis. Dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Sunda dan ditulis menggunakan aksara Pegon, naskah ini menyimpan cerita tentang keberanian, penyelamatan, dan penyebaran agama Islam.

Mengenal Tauhid: Sifat Allah dan Hakikat Nafsu dalam Manuskrip Sunda

Telusuri kearifan lokal Sunda dalam memahami konsep Tauhid melalui manuskrip kuno. Naskah ini mengungkap sifat-sifat Allah, para nabi, hingga hakikat nafsu manusia. Sebuah warisan berharga yang tersimpan di Museum Pangeran Geusan Ulun.