Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Samaun

Samaun: Kisah Heroik Pahlawan Islam dalam Wawacan Sunda

Naskah ini mengisahkan Samaun yang dianggap sebagai salah seorang pahlawan Islam yang gagah berani. Dikisahkan Samaun berhasil melumpuhkan Abu Jahal beserta para pengiringnya yang hendak menyerbu dan membunuh Nabi Muhammad Saw. Selain itu, dikisahkan pula pertempuran antara pasukan muslim yang dipimpin Nabi Muhammad Saw. dan Samaun melawan balatentara Raja Kibti, yang dipicu keinginan putri raja, Siti Mariah, untuk masuk Islam dan diperistri Nabi Muhammad Saw. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Pegon, berbentuk puisi wawacan yang terdiri dari 40 halaman. Naskah ini tersusun atas 16 pupuh. Ukuran halaman naskah adalah 21 x 17 cm, dengan ukuran tulisan 19 x 14 cm. Jilid naskah adalah 1 dari 1 dengan alas kertas Eropa yang memiliki cap kertas medali bermahkota dan Superfm 1898. Naskah ini diperkirakan salinan abad ke-20 yang berasal dari Pangalengan, Bandung, didapatkan dari Bapak Mumung di Kp. Cilangka, Desa Cinyiruan, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung. Saat ini, naskah tersebut disimpan di EFEO Bandung. Kondisi fisik kertas tampak kekuning-kuningan, beberapa lembar robek, dan penjilidan longgar.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menelusuri Tuntunan Salat Taraweh: Manuskrip Sunda-Arab dari Ciwidey

Jelajahi manuskrip kuno "Salat Taraweh" yang mengungkap praktik ibadah masyarakat Sunda di awal abad ke-20. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon, memuat tuntunan lengkap Salat Taraweh beserta bacaan-bacaannya. Sebuah warisan budaya dan religius yang berharga.

Aqoidul Iman: Risalah Akidah dan Amalan dari Kuningan Abad ke-19

Telusuri manuskrip kuno Aqoidul Iman, sebuah karya prosa berbahasa Jawa dan Arab dari abad ke-19. Naskah ini memuat beragam pengetahuan, mulai dari perhitungan Pawukon, penjelasan akidah, hingga mantra-mantra tradisional. Sebuah warisan berharga yang mengungkap kehidupan spiritual dan budaya masyarakat Kuningan di masa lampau.

Wawacan Paku Alam: Kisah Bermana Sakti dari Majapahit

Telusuri kisah Bermana Sakti yang berlatar di Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui Wawacan Paku Alam. Manuskrip berbahasa Sunda beraksara Pegon ini menyimpan cerita pengangkatan Bermana Sakti sebagai Prabu Anom Majapahit. Diperkirakan saduran dari naskah Jawa abad ke-20, naskah ini menawarkan perspektif unik tentang sejarah dan budaya.

Samaun: Kisah Heroik Pahlawan Islam dalam Wawacan Sunda

Manuskrip Wawacan Samaun mengisahkan kepahlawanan Samaun, seorang tokoh Islam yang gagah berani. Ia digambarkan berhasil melumpuhkan Abu Jahal dan pasukannya yang hendak membunuh Nabi Muhammad SAW. Naskah ini juga menceritakan pertempuran antara pasukan muslim melawan balatentara Raja Kibti.

Menjelajahi Dunia Gaib: Kisah Hikayat Carita Setan dalam Ragam Bahasa

Manuskrip kuno ini membuka tabir dunia gaib melalui kisah Hikayat Carita Setan. Ditulis dalam berbagai bahasa dan aksara, naskah ini menyimpan kekayaan budaya dan spiritual dari masa lalu. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Menjelajahi Kitab Wudu dan Salat: Tuntunan Ibadah dari Bandung Abad ke-20

Temukan warisan intelektual Islam dari abad ke-20 melalui manuskrip "Kitab Wudu dan Salat". Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab, menawarkan panduan komprehensif tentang ibadah, khususnya shalat, yang diawali dengan wudu atau tayamum. Mari selami lebih dalam isi dan detail fisik naskah ini.

Untaian Doa dan Ilmu: Jejak Spiritual dalam Manuskrip Cicalengka

Selami kedalaman spiritualitas Islam melalui manuskrip kuno "Catatan Do'a, Ilmu Agama, dan Mistik". Naskah ini menghimpun do'a-do'a, ajaran teologi, hingga praktik mistik yang diwariskan dari Cicalengka. Temukan keragaman bahasa dan budaya yang terjalin dalam setiap halaman.

Pandita Sawang (Waruga Alam): Kisah Suluk dan Ajaran Keislaman dari Bandung

Manuskrip Pandita Sawang (Waruga Alam) adalah sebuah karya sastra Sunda berbentuk puisi wawacan yang berisi cerita suluk. Naskah ini memuat ajaran keislaman, khususnya tentang pemahaman eksistensi Ketuhanan melalui tasawuf. Mari selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah kuno ini.