Manuskrip Paras Nabi mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, mulai dari pesan-pesan bijak untuk umatnya agar senantiasa mendapat rahmat Allah, hingga gambaran suasana berkabung saat wafatnya. Naskah ini juga mengungkap asal-usul paras Nabi dan usia para nabi. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Sunda dengan aksara Pegon, manuskrip ini terdiri dari 37 halaman dan terbagi atas 9 pupuh. Kondisi fisik naskah abad ke-19 ini cukup memprihatinkan, dengan kertas kusam kecoklatan, beberapa halaman sobek atau hilang, dan penjilidan yang longgar. Naskah ini berasal dari Bapak Ukman di Kp. Garukgak, Desa Pakemitan, Kec. Ujungberung, Kab. Bandung dan kini disimpan di EFEO Bandung.
Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.