Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Suluk Gandasari

Suluk Gandasari: Kisah Persaudaraan dalam Mencari Hakikat Keislaman

Manuskrip Suluk Gandasari merupakan naskah berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon berbentuk puisi wawacan. Naskah yang terdiri dari 44 halaman ini menggunakan kertas sebagai bahan utama. Judul naskah ini berbeda antara yang tertulis di dalam teks, yaitu Carita Ki Ganda Sareng Ki Sari, dengan yang tertera di sampul, Wawacan Gandasari. Secara kuantitatif, teks ini terdiri atas 9 buah pupuh. Naskah ini diperkirakan ditulis pada abad ke-20 di Pangalengan, Bandung. Naskah ini menceritakan tentang pemahaman ajaran agama Islam, terutama dalam hal menjabarkan dua kalimat syahadat melalui dialog dua orang tokoh bersaudara, bernama Ki Ganda dan Ki Sari yang membicarakan pengalaman mereka selama berguru ilmu agama Islam. Naskah ini tersimpan di EFEO Bandung dan diperoleh dari Bapak Sodik yang berasal dari Kp. Cigunung, Desa Cikalong, Kec. Pangalengan, Kab Bandung. Terdapat catatan nama Admasih di dalam teks, yang kemungkinan merupakan penulis atau penyadur naskah ini.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Gandasari dan Jagatrasa: Kisah Sayembara Ayam Ajaib dari Ciwidey

Telusuri kisah epik Gandasari dan Jagatrasa dalam manuskrip Sunda kuno ini. Berlatar negeri Sailan, perebutan tahta kerajaan diuji melalui sayembara unik: mencari ayam rintik ajaib. Temukan petualangan penuh liku, pengkhianatan, dan kebangkitan dua tokoh utama yang gagah berani.

Kisah Rengganis: Sempalan Epos Penyebar Islam dari Bandung Abad ke-19

Temukan kisah Dewi Rengganis, tokoh penyebar Islam dari luar Nusantara, dalam sempalan epos berbahasa Sunda ini. Manuskrip puisi wawacan ini, ditulis dalam aksara Pegon, berasal dari abad ke-19 dan menjadi bagian dari literatur pesantren. Simak narasi lengkapnya di sini!

Mengungkap Misteri Risalah Mistik: Sattariya, Mantra Sunda, dan Sejarah Banten

Telusuri dunia mistik Jawa dan Sunda melalui manuskrip kuno ini. Risalah ini mengungkap ajaran Sattariya, mantra-mantra sakral, dan sejarah Banten yang memikat. Temukan kearifan lokal yang tersembunyi dalam lembaran-lembaran beraksara Arab dan Jawa.

Pucuk Umun: Kisah Maulana Hasanudin Mencari Negeri

Telusuri kisah epik Maulana Hasanudin dalam manuskrip Pucuk Umun. Ditugaskan mencari tempat pendirian negeri, ia mengembara hingga Banten Girang dan membangun peradaban. Naskah ini menyimpan jejak dakwah Islam dan silsilah tokoh penting Banten.

Babad Merah: Kisah Abdul Muthalib dan Nurbuat di Tanah Sunda

Telusuri kisah Abdul Muthalib, raja Mekah, dalam manuskrip Babad Merah berbahasa Sunda. Mimpi tentang pohon besar yang menjulang ke langit mengantarkan pada nubuat akan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Manuskrip ini mengungkap warisan budaya dan religi yang kaya dari abad ke-20.

Cerita Suluk: Wawacan Kawung dan Simbolisme Gula dalam Ajaran Tasawuf

Manuskrip Cerita Suluk, yang juga dikenal sebagai Wawacan Kawung, adalah naskah puisi wawacan berbahasa Sunda beraksara Pegon yang memuat ajaran tasawuf. Naskah ini menggunakan simbolisme alam dan tumbuh-tumbuhan, khususnya pohon kawung (enau) dan gula, untuk menyampaikan konsep-konsep spiritual yang mendalam.

Wawacan Munding Liman: Kisah Perjalanan Mencari Pusaka di Tanah Sunda

Telusuri kisah epik Raden Patih Munding Liman dan Raden Mantri Munding Wangi dalam mengemban titah raja. Mereka menjelajah negeri mencari gajah putih, banteng kembar, dan pusaka sakti. Pertemuan dengan putri Sunten Keling membawa mereka ke negeri Cina, membuka petualangan mendebarkan.

Babad Banten: Kisah Sandimaya dan Sejarah Panjang Kesultanan Banten

Telusuri sejarah Kesultanan Banten melalui Babad Banten, sebuah manuskrip kuno yang ditulis dalam bentuk puisi Jawa dialek Banten. Kisah ini membawa kita dari silsilah raja-raja Banten hingga peperangan melawan Belanda di Batavia. Manuskrip ini menawarkan wawasan mendalam tentang budaya, agama, dan perjuangan masyarakat Banten di masa lalu.