Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Pustaka Rajya-Rajya

Menelusuri Jejak Sejarah Nusantara: Kisah Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara

Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara adalah seri ke-4 dari bagian V naskah yang mengisahkan riwayat negeri Cungkwa dari Cina, dengan raja bernama Huwangti. Bagian akhir naskah menceritakan persahabatan antara kerajaan-kerajaan Nusantara dengan berbagai negeri asing. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon menggunakan aksara Cacarakan. Terdiri dari 146 halaman yang ditulis pada dluwang dengan tinta hitam. Naskah ini berukuran 35,5 x 27,5 cm dan dijilid dengan karton tebal terbungkus kain belacu. Naskah ini dikarang oleh Pangeran Wangsasakerta dkk. atas prakarsa Sultan-sultan Cirebon, selesai ditulis pada tahun 1620 Saka atau 1698 Masehi di Cirebon. Saat ini, naskah Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara tersimpan di Museum Negeri Jawa Barat “Sri Baduga” Bandung, sejak 6 Maret 1984.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Kisah Lokayanti: Wawacan Sunda dari Tasikmalaya Abad ke-20

Telusuri kisah Lokayanti, raja penentang Amir Hamzah dalam Wawacan Lokayanti. Manuskrip berbahasa Sunda beraksara Pegon ini ditulis pada tahun 1913 di Tasikmalaya. Naskah ini memberikan gambaran tentang sastra Sunda bernuansa keislaman awal.

Menjelajahi Naskah Kuno: Pancendriya dan Umdatul Ansab dari Jawa Barat

Temukan keindahan warisan intelektual Jawa Barat melalui naskah kuno 'Pancendriya dan Umdatul Ansab'. Naskah ini menawarkan kombinasi unik antara puisi alegoris, ajaran agama, dan catatan sejarah. Mari selami lebih dalam isi dan detail metadata yang mengungkap kekayaan budaya masa lalu.

Wawacan Ogin: Kisah Ogin Amarsakti dari Madusari dalam Balutan Naskah Pegon

Telusuri kisah Ogin Amarsakti, tokoh utama dalam Wawacan Ogin, sebuah karya sastra Sunda bernapaskan keislaman. Naskah ini membawa kita ke negeri Madusari, tempat Ogin Somaningrat bersemayam. Mari selami lebih dalam detail dan pesona naskah kuno ini.

Menelusuri Jejak Kean Santang dalam Babad Godog: Kisah Wali Penyebar Islam dari Tanah Sunda

Babad Godog adalah manuskrip kuno berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengisahkan perjalanan Kean Santang, putra Prabu Siliwangi, dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Wawacan Nyi Pohaci: Kisah Asal-Usul Padi di Pajajaran

Telusuri kisah legenda Nyi Pohaci dalam manuskrip Wawacan, sebuah puisi Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengisahkan tentang asal-usul tanaman padi di negeri Pajajaran yang ajaib, lahir dari kuburan Nyi Pohaci. Manuskrip ini menawarkan jendela ke dalam kepercayaan dan budaya masyarakat Sunda di awal abad ke-20.

Tuntunan Shalat: Panduan Ibadah dari Bandung Abad ke-19

Telusuri khazanah intelektual Islam dari abad ke-19 melalui manuskrip "Tuntunan Shalat". Naskah ini memuat panduan lengkap shalat fardhu beserta bacaan dan doa, dilengkapi penjelasan shalat sunnah dan hukumnya. Sebuah warisan berharga dari Bandung yang kini tersimpan di EFEO.

Doa Selamat Bertani: Warisan Kearifan Lokal dari Banjaran Bandung

Naskah kuno Doa Selamat Bertani ini menyimpan kearifan lokal masyarakat agraris dalam mengelola padi. Berisi doa-doa yang dipanjatkan dari mulai penyemaian hingga panen, naskah ini menjadi saksi bisu harapan petani agar hasil panen terhindar dari hama dan membawa berkah.

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara dalam Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara

Naskah kuno Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara membuka jendela pengetahuan tentang riwayat kerajaan-kerajaan di Nusantara. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, manuskrip ini merupakan bagian penting dari khazanah budaya Cirebon. Mari selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah ini.