Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Sajarah Karawang

Menelusuri Sajarah Karawang: Kisah Para Leluhur dalam Genggaman Naskah

Naskah Sajarah Karawang mengisahkan sejarah para leluhur yang pernah memimpin Karawang, dimulai dari Dalem Panatayuda (Dalem Wirasuta), keturunan Galuh yang menjadi bupati pertama Karawang, hingga Dalem Aria Gandanagara, bupati yang pensiun pada tahun 1925. Naskah ini juga memuat catatan-catatan penting dari penyusunnya. Naskah ini ditulis oleh Joesup Soeriasapoetra pada tahun 1968 di Karawang. Naskah ini terdiri dari 11 halaman dengan 9 halaman berisi tulisan dan 2 halaman kosong. Penomoran halaman ditambahkan belakangan pada sudut kanan atas dengan pensil. Naskah ini menggunakan tinta hitam, sebagian biru atau ungu. Secara fisik, warna kertas mulai menguning, namun secara umum masih dalam kondisi baik. Ukuran halaman naskah adalah 33.5 x 21,5 cm, sedangkan ukuran tulisannya adalah 31 x 14 cm. Terdapat koreksi dan catatan tambahan pada margin halaman, termasuk catatan mengenai Tractaat 19-20 bulan Oktober 1677, serta silsilah dengan tulisan tangan tinta biru dan catatan tambahan dengan pensil mengenai Dalem Surapradja dan Dalem Natapradja yang berasal dari Cirebon.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Untaian Doa dan Ilmu: Jejak Spiritual dalam Manuskrip Cicalengka

Selami kedalaman spiritualitas Islam melalui manuskrip kuno "Catatan Do'a, Ilmu Agama, dan Mistik". Naskah ini menghimpun do'a-do'a, ajaran teologi, hingga praktik mistik yang diwariskan dari Cicalengka. Temukan keragaman bahasa dan budaya yang terjalin dalam setiap halaman.

Prabu Sayid Suryamana: Kisah Sang Pewaris Tahta yang Teraniaya

Telusuri kisah epik Raden Sayid Suryamana, keturunan Nabi Muhammad yang harus menghadapi pengkhianatan dan penderitaan demi merebut kembali haknya sebagai pewaris kerajaan. Manuskrip kuno ini mengungkap perjalanan spiritual dan perjuangan seorang tokoh yang dilindungi oleh kekuatan ilahi. Sebuah warisan budaya Sunda yang kaya akan nilai-nilai luhur.

Suryaningrat: Kisah Permaisuri yang Terfitnah dan Perjuangannya Mencari Sang Putra

Kisah epik Suryaningrat mengisahkan tentang Permaisuri Ningrumkusumah yang diusir dari istana akibat fitnah keji. Berbekal tekad dan bantuan seorang pendeta, ia menjelma menjadi Rukmantara, seorang pria sakti, demi mencari putranya yang hilang. Perjalanan penuh liku ini membawanya pada peperangan melawan dalang fitnah, pawarang Jembawati.

PRIMBON-MUJAROBAT: Warisan Ilmu Sunda dalam Wawacan Pegon

Telusuri khazanah pengetahuan Sunda melalui manuskrip PRIMBON-MUJAROBAT. Naskah kuno ini, ditulis dalam aksara Pegon dengan bahasa Sunda, mengungkap berbagai aspek kehidupan, mulai dari tuntunan keagamaan hingga ramalan tradisional. Mari kita selami lebih dalam isi dan rincian menarik dari manuskrip ini.

Suluk Gandasari: Kisah Mistis dari Banjaran Bandung

Telusuri ajaran tasawuf yang tersembunyi dalam Suluk Gandasari. Manuskrip berbahasa Sunda ini mengisahkan perjalanan spiritual Ki Ganda dan Ki Sari dalam memahami dua kalimat syahadat. Simbolisme mendalam dan kearifan lokal Banjaran Bandung menanti untuk diungkap.

Suryaningrat-Ningrum Kusumah: Kisah Cinta Dua Dunia dari Cianjur

Naskah Suryaningrat-Ningrum Kusumah adalah seri ke-3 dari wawacan Suryaningrat, mengisahkan cinta antara tokoh dari Arab dan Nusantara, menghasilkan Suryakanta. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Sunda, aksara Pegon, dan berbentuk puisi wawacan. Diperkirakan berasal dari awal abad ke-20 di daerah Jampang, Cianjur.

Kisah Samaun: Bayi Ajaib dalam Wawacan Sunda

Telusuri kisah Halid dan Siti Hunah yang mendambakan putra di tanah Arab. Keajaiban terjadi dengan lahirnya Samaun, seorang bayi yang mampu berbicara dan membawa hidayah Islam bagi orang tuanya. Simak narasi lengkapnya dalam Wawacan Samaun.

Kitab Tarekat: Menjelajahi Tasawuf dan Silsilah Satariyah dari Tasikmalaya

Telusuri ajaran tasawuf yang mendalam dalam Kitab Tarekat, sebuah manuskrip kuno yang mengungkap jalan menuju pemahaman eksistensi Ketuhanan. Naskah ini menguraikan syariat, tarekat, hakekat, dan makrifat sebagai kunci penyadaran diri dan kewajiban manusia. Temukan pula doa-doa dan silsilah Satariyah yang berharga dalam manuskrip ini.