Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Ogin Amarsakti

Kisah Heroik Ogin Amarsakti: Wawacan Sunda dalam Aksara Pegon

Naskah Ogin Amarsakti mengisahkan tentang Raja Mahrup dari Madusari yang memiliki dua istri, Nyi Nurhayat dan Nyi Lasmaya. Akibat iri, Nyi Nurhayat membuang bayi yang dilahirkan Nyi Lasmaya. Bayi tersebut kemudian ditemukan dan dibesarkan oleh Raja Jin Antaboga dengan nama Amar Sakti. Setelah dewasa dan mengetahui asal-usulnya, Amarsakti, dengan berbagai nama samaran seperti Ogin, terlibat dalam serangkaian petualangan, termasuk menyelamatkan putri Bidayasari dan mengungkap kejahatan Nyi Nurhayat. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Pegon dan berbentuk puisi wawacan. Terdiri dari 454 halaman dengan 85 pupuh, meskipun terdapat kesalahan penomoran hingga pupuh 91. Naskah disalin oleh Haji Muhamad Soleh pada tahun 1931 di Banjaran, Bandung. Asal naskah dari Haji Jahri yang mengindikasikan keterkaitan dengan H. Abdul Salam dari Subang. Saat ini, manuskrip ini tersimpan di EFEO Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Nurbuat: Kisah Nabi Muhammad dalam Wawacan Sunda Beraksara Pegon

Telusuri kisah Nabi Muhammad dalam manuskrip Nurbuat, sebuah karya sastra Sunda klasik yang ditulis dalam bentuk wawacan dan menggunakan aksara Pegon. Manuskrip ini menawarkan perspektif unik tentang kehidupan Nabi Muhammad melalui lensa budaya Sunda. Naskah ini disalin oleh Haji Muhammad pada tahun 1939 di Cihamberang Banjaran.

Menjelajahi Tuntunan Haji Abad ke-19: Kitab Manasik Haji dari Bandung

Telusuri khazanah intelektual Islam Nusantara melalui Kitab Manasik Haji, sebuah manuskrip abad ke-19 yang ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab. Naskah ini memberikan panduan lengkap mengenai tata cara ibadah haji, dilengkapi dengan doa-doa penting dan amalan sunnah. Warisan berharga dari Bandung ini menawarkan wawasan unik tentang praktik keagamaan masyarakat Sunda di masa lampau.

Wawacan Ahmad Muhamad: Kisah Dua Putra Bental Jemur dalam Balutan Pupuh Sunda

Telusuri kisah epik Ahmad dan Muhamad, dua putra Bental Jemur dari negeri Sam, yang penuh lika-liku dan intrik kerajaan. Warisan tahta yang tertunda, pengkhianatan paman, hingga pengembaraan penuh bahaya mewarnai perjalanan hidup mereka. Simak narasi lengkapnya dalam Wawacan yang ditulis dalam bahasa Sunda dan aksara Pegon ini.

PRIMBON-MUJAROBAT: Warisan Ilmu Sunda dalam Wawacan Pegon

Telusuri khazanah pengetahuan Sunda melalui manuskrip PRIMBON-MUJAROBAT. Naskah kuno ini, ditulis dalam aksara Pegon dengan bahasa Sunda, mengungkap berbagai aspek kehidupan, mulai dari tuntunan keagamaan hingga ramalan tradisional. Mari kita selami lebih dalam isi dan rincian menarik dari manuskrip ini.

Menelusuri Jejak Sejarah Pasundan: Kisah dalam Carita Parahiyangan

Selami sejarah Pasundan melalui Carita Parahiyangan, sebuah naskah kuno yang menyimpan kisah raja-raja dan pemerintahan mereka. Naskah ini membuka jendela menuju masa lalu, mengungkap silsilah penguasa dan peristiwa penting di tanah Pasundan. Mari kita telusuri lebih dalam warisan budaya yang terkandung di dalamnya.

Menelusuri Jejak Sejarah Babad Galuh: Kisah Kerajaan Sunda di Cirebon

Manuskrip Babad Galuh, ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap narasi sejarah kerajaan Sunda. Berpusat pada tokoh Ciungwanara dan Aryang Banga, naskah ini memberikan wawasan tentang pembagian wilayah kerajaan dan dinamika kekuasaan di masa lalu. Temukan lebih dalam mengenai asal-usul dan kondisi fisik naskah kuno ini.

Babad Banyumas: Kisah Raja-Raja Jawa dan Sejarah Lokal yang Memikat

Telusuri jejak sejarah raja-raja Jawa dan kisah lokal Banyumas dalam manuskrip kuno yang memikat ini. Dari Nabi Adam hingga kedatangan Raffles, Babad Banyumas menyajikan silsilah panjang yang menghubungkan mitos, legenda, dan peristiwa sejarah yang membentuk identitas budaya Jawa. Mari selami warisan budaya yang kaya ini!

Petualangan dan Cinta: Narasi Wawacan Maesa Jaladri dan Mastuhu dari Koleksi Snouck Hurgronje

Telusuri kisah kepahlawanan dan romansa dalam dua Wawacan Sunda kuno, Maesa Jaladri dan Mastuhu. Dari Mesir hingga Karangkancana, dari Bagdad hingga Bahrul Padang, ikuti petualangan mereka meraih takhta dan cinta sejati. Naskah ini tersimpan rapi dalam koleksi Snouck Hurgronje di Perpustakaan Universitas Leiden.