Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Carita Raja

Kisah Lucu di Balik Carita Raja Dasar Alas di Nagara Alupan: Ketika Kera Jadi Patih!

Naskah Carita Raja Dasar Alas di Nagara Alupan ini menceritakan kisah menggelitik tentang seorang raja yang frustrasi dengan putranya yang bodoh dan enggan belajar. Karena putus asa, seorang guru ditugaskan untuk mendidik sang pangeran. Ironisnya, guru tersebut merasa bahwa mengajar kera jauh lebih mudah daripada mengajar putera raja. Sang guru bahkan mengeluh demikian, sehingga membuat raja murka dan mengancamnya dengan hukuman mati jika gagal mengajari kera membaca dan menulis. Di luar dugaan, guru itu berhasil! Tidak hanya membaca dan menulis, kera itu bahkan diajari etika makan yang baik. Sebagai imbalan atas jasanya, guru itu diangkat menjadi raja muda, dan si kera diberi gelar Patih Mangku Buwana. Naskah setebal 40 halaman ini ditulis dalam aksara Jawa, berbahasa Sunda, dan berbentuk prosa. Naskah ini ditulis oleh Jayareja di Bogor dan saat ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Lokayanti: Kisah Cinta dan Heroisme Islam dalam Wawacan Sunda

Manuskrip Lokayanti adalah sebuah karya sastra Sunda berbentuk wawacan yang mengisahkan perjuangan tokoh-tokoh Islam melawan kaum kafir. Diwarnai intrik cinta dan peperangan, naskah ini menawarkan gambaran menarik tentang nilai-nilai kepahlawanan dan keagamaan pada masanya. Sayangnya, naskah ini tidak utuh dan banyak bagian hilang.

Menjelajahi Nagara Kretabhumi: Kisah dari Cirebon Abad ke-17

Naskah Nagara Kretabhumi, yang ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, membawa kita pada perjalanan sejarah dan budaya. Ditulis pada dluwang, naskah ini berisi kisah tentang asal-usul berbagai kerajaan di Nusantara, lengkap dengan deskripsi tentang masyarakat dan peristiwa penting. Mari selami lebih dalam isi dan keunikan naskah ini.

Ogin Amar Sakti: Kisah Heroik dalam Wawacan Sunda

Telusuri kisah kepahlawanan Ogin Amar Sakti dalam manuskrip Sunda kuno. Wawacan ini menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh liku, dari pembuangan bayi hingga menjadi raja Mulkiah. Simak bagaimana ia menghadapi tantangan, menyelamatkan ibunya, dan menyebarkan ajaran Islam.

Menjelajahi Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara: Kisah Kerajaan Nusantara dari Cirebon

Telusuri warisan sejarah dan budaya Nusantara melalui manuskrip Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara. Naskah kuno ini, ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap kisah kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara. Mari selami lebih dalam isi dan detail fisik naskah ini, yang merupakan bagian penting dari khazanah intelektual Cirebon.

Menelusuri Jejak Sejarah: Tuntunan Shalat dan Surat dari Cirebon Abad ke-18

Naskah kuno ini menyimpan khazanah pengetahuan agama dan sosial budaya dari abad ke-18 hingga 19. Ditulis dalam bahasa Arab dan Sunda dengan aksara Arab dan Pegon, manuskrip ini menawarkan wawasan unik tentang praktik keagamaan dan interaksi sosial di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah ini.

Menelusuri Jejak Sahadat Fatimah: Manuskrip Sunda-Jawa dari Cidaun

Temukan pesona manuskrip kuno Sahadat Fatimah, secarik kisah tentang Siti Fatimah, putri Nabi Muhammad. Naskah berbahasa Sunda-Jawa ini ditulis dalam aksara Pegon dan ditemukan di Cidaun, Cianjur. Mari kita selami lebih dalam isi dan sejarah manuskrip ini.

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara dalam Pustaka Rajya-Rajya

Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara adalah manuskrip kuno yang menyimpan riwayat kerajaan-kerajaan di Nusantara. Naskah ini ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon menggunakan aksara Cacarakan. Mari kita selami lebih dalam metadata dan kisah di balik manuskrip bersejarah ini.

Wawacan Ugin Amarsakti: Kisah Cinta dan Fitnah dari Cicalengka

Telusuri kisah klasik Sunda dalam manuskrip Wawacan Ugin Amarsakti. Naskah puisi wawacan berbahasa Sunda ini, ditulis menggunakan aksara Pegon, menceritakan tentang fitnah keji dan pengasingan Dewi Lasmaya. Mari kita selami lebih dalam detail dan kondisi fisik naskah kuno ini.