Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Tuntunan Dzikir

Menggapai Kedamaian Hati: Tuntunan Dzikir dalam Manuskrip Sunda-Arab

Manuskrip Tuntunan Dzikir ini adalah panduan praktis untuk melaksanakan dzikir, dilengkapi dengan bacaan-bacaan yang terperinci. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab menggunakan aksara Pegon dan Arab. Teks dimulai dengan kalimat bismillah. ieu mimiti hatan tarekat, illa hadaratinnabiyi salallahu alayhi wassalama ... (h. 10), dan berakhir dengan kalimat ... tuluy maca salawat deui cara nu ti heula, illa hadaratin (...; h. akhir). Manuskrip ini terdiri dari 16 halaman dengan ukuran sampul 21 x 16 cm dan ukuran tulisan 17,5 x 13 cm. Naskah ini merupakan jilid 1 dari 1 dengan alas naskah kertas buatan lokal dan sampul yang lengkap. Penomoran halaman ditambahkan kemudian. Kondisi fisik naskah menunjukkan kertas yang kusam kekuning-kuningan dengan beberapa noda dan lubang, serta penjilidan yang agak longgar. Tinta yang digunakan berwarna hitam pucat dan tulisan kurang kontras. Naskah ini disalin oleh Sumadipraja (?) pada tahun 1908 (?) di Bandung. Naskah ini berasal dari Bapak Endjum dari Batukarut, Kec. Pameungpeuk, Kab. Bandung dan saat ini disimpan di EFEO Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Bab Susuci Sareng Adus: Tuntunan Bersuci Abad ke-19 dari Pangalengan

Telusuri manuskrip kuno "Bab Susuci Sareng Adus", sebuah naskah berbahasa Sunda beraksara Pegon dari abad ke-19 yang berisi tuntunan bersuci. Naskah ini memberikan wawasan tentang praktik keagamaan dan kehidupan masyarakat Pangalengan, Bandung pada masa lampau. Mari kita simak lebih lanjut mengenai isi dan detail manuskrip ini!

Wawacan Barjah: Kisah Putra Raja Sokanda yang Ulet Menuntut Ilmu

Telusuri kisah epik tokoh Barjah dalam manuskrip Wawacan Barjah, sebuah puisi wawacan berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Latin. Naskah ini mengisahkan tokoh dunia pra-Islam yang hadir dalam nuansa keislaman, menampilkan nilai-nilai kesabaran dan keuletan dalam menuntut ilmu. Bersiaplah untuk menyelami alur cerita yang memikat dan pesan moral yang mendalam.

Menjelajahi Catatan Mistik: Warisan Spiritual dari Garut Abad ke-19

Telusuri lembaran-lembaran usang 'Catatan Mistik', sebuah manuskrip kaya akan ajaran spiritual dari abad ke-19. Berasal dari Limbangan, Garut, naskah ini menawarkan jendela ke dalam praktik mistik, tarekat Sattariyah, dan tradisi keagamaan masyarakat Jawa. Temukan lebih dalam tentang wirid, doa-doa, dan ramalan yang terkandung di dalamnya.

Wawacan Ogin Amarsakti: Kisah Islamisasi di Tanah Sunda

Temukan kisah menarik tentang penyebaran agama Islam di tanah Sunda melalui manuskrip Wawacan Ogin Amarsakti. Naskah ini menghadirkan tokoh-tokoh pra-Islam yang kemudian dilegitimasi keislamannya, memberikan perspektif unik tentang proses islamisasi yang terjadi sebelum masa para Sanga. Sebuah warisan budaya yang kaya dan penuh makna.

Suluk Wulung Aya dan Wulangreh: Untaian Mistisme Islam dari Cirebon

Telusuri kedalaman spiritualitas Islam melalui manuskrip kuno Suluk Wulung Aya dan Wulangreh. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dan aksara Cacarakan, menawarkan wawasan mistis tentang konsep ketauhidan. Mari kita selami lebih dalam warisan intelektual dari Keraton Kasepuhan Cirebon.

Babad Cirebon: Kisah Raden Walangsungsang Mencari Hidayah

Telusuri jejak Raden Walangsungsang, putra Prabu Siliwangi, dalam manuskrip Babad Cirebon. Naskah ini mengisahkan perjalanannya mencari hidayah dan konflik dengan ayahnya. Sebuah warisan berharga yang merekam sejarah penyebaran Islam di Jawa Barat melalui tokoh-tokoh penting seperti Syarif Hidayatullah.

Mujarobat: Ramalan, Mantra, dan Silsilah Raja Sunda dalam Naskah Kuno

Naskah Mujarobat, ditulis dalam bahasa Jawa dan Sunda menggunakan aksara Pegon, mengungkap kekayaan tradisi ramalan, mantra, dan sejarah. Tersimpan di EFEO Bandung, naskah ini menawarkan wawasan tentang kepercayaan dan pengetahuan masyarakat Sunda pada abad ke-19. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Kitab Fatimah: Tuntunan Rumah Tangga Islami Abad ke-20 dari Banjaran

Telusuri Kitab Fatimah, sebuah manuskrip berharga dari abad ke-20 yang berasal dari Banjaran, Bandung. Naskah ini berisi tuntunan bagi wanita dalam membina rumah tangga sakinah berlandaskan ajaran Islam, serta ajaran tasawuf yang mendalam. Mari kita simak lebih lanjut detail dan isi narasi dari kitab ini.