Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Amar Sakti

Ogin Amar Sakti: Kisah Heroik dalam Wawacan Sunda

Manuskrip Ogin Amar Sakti merupakan sebuah wawacan atau puisi tradisional Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah setebal 324 halaman ini mengisahkan petualangan tokoh utama bernama Amarsakti, yang juga dikenal sebagai Ogin. Cerita bermula di negeri Madurasan yang diperintah oleh Bagenda Maruf. Setelah dibuang saat bayi, Amarsakti diasuh oleh Jin Antaboga dan tumbuh menjadi pemuda sakti. Ia kemudian berjuang menyelamatkan ibunya, Dewi Lasmaya, yang diasingkan. Manuskrip ini terbagi menjadi 83 pupuh dan diawali dengan pupuh Dangdanggula. Naskah ini diperkirakan salinannya berasal dari abad ke-20 di Banjaran, Bandung. Naskah ini ditulis dengan tinta hitam di atas kertas lokal yang kini berwarna kecoklatan. Kondisi fisik naskah menunjukkan adanya robekan di tepi halaman, namun tulisan masih cukup jelas terbaca. Manuskrip ini dulunya milik Bapak Madi dari Kp. Cangkuang, Desa Ciluncat, Kec. Banjaran, Kab. Bandung, dan saat ini tersimpan di EFEO Bandung. Judul naskah tercatat dalam teks dan sampul sebagai Wawacan Amar Sakti. Ukuran sampul dan halaman naskah adalah 21 x 16,5 cm, sedangkan ukuran tulisannya 14 x 14 cm.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Sawer: Untaian Nasihat Pernikahan dalam Manuskrip Sunda Kuno

Temukan kebijaksanaan tradisional Sunda dalam manuskrip kuno "Sawer". Naskah puisi ini berisi nasihat pernikahan yang berharga bagi pengantin baru. Tersimpan di EFEO Bandung, manuskrip ini menawarkan wawasan unik tentang budaya dan tradisi pernikahan Sunda di abad ke-20.

Kisah Heroik Kéyan Santang: Dari Pajajaran ke Mekah

Telusuri kisah epik Kéyan Santang, putra Prabu Siliwangi, dalam manuskrip kuno "Wawacan Kéyan Santang". Perjalanannya mencari lawan tangguh membawanya ke Mekah, mengubah keyakinan, dan menugaskannya mengislamkan tanah kelahirannya. Simak bagaimana naskah ini mengungkap pergolakan spiritual dan sejarah Pajajaran.

Wawacan Danumaya: Kisah Raden Panji Menggapai Takhta

Telusuri petualangan Raden Panji Danumaya dalam mengemban amanah sang ayah, Prabu Panji Subrata, raja negeri Gilangkancana. Naskah kuno berbahasa Sunda ini, tertulis dalam aksara Pegon, memuat kisah perjuangan Danumaya menghadapi berbagai rintangan hingga akhirnya dinobatkan sebagai raja.

Mengungkap Jejak Islamisasi dan Pemerintahan Hindia Belanda dalam 'Sejarah Cianjur'

Telusuri lembaran sejarah Priangan abad ke-18 melalui manuskrip 'Sejarah Cianjur'. Naskah ini menyajikan gambaran wilayah Cianjur, Bogor, dan Sumedang pada masa pemerintahan Hindia Belanda dan awal islamisasi. Simak kisah detailnya dalam narasi berikut.

Primbon Cirebon: Warisan Keraton Kasepuhan yang Penuh Makna

Telusuri Primbon Cirebon, manuskrip kuno dari Keraton Kasepuhan yang mengungkap pertelaan zaman dan karakteristik waktu. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon beraksara Latin, primbon ini menawarkan wawasan mendalam tentang budaya dan kepercayaan masyarakat Cirebon di masa lampau.

Menelusuri Akar Leluhur: Kisah Silsilah Bandung

Naskah Silsilah Bandung mengungkap sejarah panjang dan mendalam mengenai garis keturunan para leluhur di wilayah Bandung. Dari tokoh legendaris Prabu Siliwangi Pajajaran hingga Dewa Subangkarancang, naskah ini menyajikan diagram silsilah yang menghubungkan berbagai tokoh penting. Mari kita selami lebih dalam detail manuskrip ini.

Babad Galuh: Kisah Penguasa Galuh dalam Syair Wawacan

Telusuri sejarah kerajaan Galuh dan para penguasanya melalui manuskrip Babad Galuh. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Jawa dan beraksara Pegon, naskah ini menyimpan kisah masa lalu dan catatan penting tentang kelahiran serta kematian anggota keluarga. Sebuah warisan berharga yang mengungkap jejak sejarah Galuh.

Untaian Doa dan Nasihat: Warisan Manuskrip dari Bandung

Temukan keindahan dan kearifan lokal dalam manuskrip 'Doa Nasihat'. Naskah kuno ini memuat untaian doa perlindungan dan nasihat bijak. Manuskrip ini menawarkan perspektif unik tentang nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat Sunda di masa lampau.