Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Risalah Agama

Risalah Ilmu Agama dan Mistik: Kisah Musyawarah Wali Jawa di Giri Kadaton

Risalah Ilmu Agama dan Mistik adalah sebuah manuskrip yang memuat uraian mendalam tentang agama dan mistik dalam bahasa Arab, dilengkapi dengan penjelasan dalam bahasa Jawa. Salah satu bagian menarik dari naskah ini adalah catatan mengenai musyawarah para wali Jawa di Giri Kadaton yang membahas tentang makrifat atau pengetahuan mistik. Selain itu, terdapat pula gambar-gambar skema yang berkaitan dengan teologi, penjelasan mengenai hubungan mistik gusti-kawula, serta daftar Sri Puwahaci yang berhubungan dengan berbagai jenis padi. Manuskrip yang berasal dari koleksi Snouck Hurgrronje (1906) ini diperkirakan berasal dari Banten pada akhir abad ke-19. Naskah setebal 80 halaman ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden. Manuskrip ini ditulis dalam huruf Arab dengan bahasa Arab dan Jawa, berbentuk prosa, dengan ukuran 18 x 22,5 cm.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Menelusuri Jejak Pustaka Raja Purwa dan Serat Mintaraga: Warisan Naskah Kuno dari Cirebon

Naskah kuno Pustaka Raja Purwa dan Serat Mintaraga membawa kita dalam perjalanan waktu ke masa lampau Pulau Jawa. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, naskah ini mengungkap kisah-kisah mitologis dan sejarah yang kaya. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Babad Godog: Kisah Kean Santang Menyebarkan Islam di Tanah Sunda

Manuskrip Babad Godog mengisahkan perjalanan Kean Santang, putra Prabu Siliwangi, dalam menyebarkan agama Islam di Jawa Barat. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Sunda beraksara Pegon, naskah ini memuat cerita pertemuan Kean Santang dengan Baginda Ali di Mekah dan pengangkatannya sebagai wakil nabi di Pulau Jawa. Hilangnya Prabu Siliwangi ke hutan Sancang menjadi akhir yang dramatis dari kisah ini.

Menjelajahi Kitab Bayan: Untaian Hikmah dari Cirebon Abad ke-18

Kitab Bayan merupakan manuskrip kuno yang memuat ajaran penting tentang rukun Islam dan rukun Iman. Ditulis dalam bahasa Arab, Sunda, dan Jawa, naskah ini menjadi saksi bisu perpaduan budaya dan keagamaan di Cirebon pada abad ke-18. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Mantra Tani: Warisan Leluhur untuk Kesuburan Bumi

Telusuri kearifan lokal masyarakat Sunda dalam menjaga kesuburan padi melalui manuskrip Mantra Tani. Naskah kuno ini mengungkap ritual dan doa yang dipraktikkan untuk melindungi tanaman dari hama dan meningkatkan hasil panen. Mari kita selami lebih dalam isi dan sejarah naskah berharga ini.

Menelusuri Jejak Cahyana dan Sejarah Mataram: Catatan dari Masa Lalu

Manuskrip ini mengungkap catatan penting tentang tokoh Cahyana dan sejarah Mataram. Berasal dari koleksi Sn. Hurgronje tahun 1901 dan 1936, naskah ini memberikan wawasan unik tentang tokoh-tokoh penting dan peristiwa bersejarah di wilayah tersebut.

Menjelajahi Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara: Kisah Raja-Raja Nusantara dari Cirebon

Telusuri warisan sejarah Nusantara melalui manuskrip kuno Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara. Naskah ini, yang ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap kisah raja-raja di berbagai kerajaan di wilayah Nusantara. Sebuah artefak berharga yang menyimpan pengetahuan mendalam tentang masa lalu.

Ogin Amar Sakti: Kisah Putra Permaisuri dari Banjaran Bandung

Telusuri kisah Ogin Amar Sakti, seorang putra permaisuri yang difitnah dan terusir dari istana. Wawacan berbahasa Sunda beraksara Pegon ini mengungkap intrik kerajaan, kejahatan yang terungkap, dan kemenangan kebenaran. Manuskrip ini menawarkan jendela ke dalam budaya dan sastra Sunda pada abad ke-20.

Tuntunan Tahlil: Doa Arwah dalam Balutan Aksara Pegon

Temukan manuskrip kuno berisi tuntunan tahlil dalam bahasa Sunda dan Arab, ditulis dengan aksara Pegon. Naskah ini mengungkap praktik mendoakan arwah agar diampuni dosanya, dilengkapi dengan penjelasan pertanda gempa bumi berdasarkan kalender Hijriyah.