Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Logat Daerah

Jejak Logat Daerah Jawa Madura: Penelitian Berg 1938-1941

Naskah "Logat Daerah" menyajikan hasil transkripsi dari rekaman yang dibuat oleh Profesor Berg antara tahun 1938 hingga 1941. Penelitian linguistik ini mengambil sampel dari berbagai tempat di Jawa dan Madura, mengumpulkan sekitar 2000 data. Fokus utama penelitian adalah aturan-aturan populer berbahasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Informasi dikumpulkan dari berbagai informan, baik laki-laki maupun perempuan, yang ditemui di pasar-pasar setempat. Manuskrip ini ditulis oleh lulusan Universitas Batavia, awalnya menggunakan pensil, kemudian dibuat salinannya. Sayangnya, rekaman aslinya hancur saat invasi Jepang ke Pulau Jawa. Naskah ini memiliki ukuran 24 x 36 cm dan 16 x 31 cm dengan tebal 1500 halaman dan 45 baris. Ditulis dalam huruf Latin dengan bahasa Jawa, Sunda, dan Madura, naskah ini berbentuk prosa dan saat ini disimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Babad Gebang: Kisah Islamisasi Cirebon dalam Wawacan Sunda

Telusuri jejak penyebaran agama Islam di Jawa Barat melalui manuskrip Babad Gebang. Ditulis dalam bahasa Sunda dan aksara Pegon, naskah ini mengisahkan konflik kekuasaan di Cirebon pada masa lalu. Simak narasi lengkapnya untuk memahami lebih dalam tentang sejarah dan budaya Islam di Tatar Sunda.

Primbon Pertanian: Doa dan Mantra Sri Sadana dari Bandung Abad ke-19

Temukan pesona Primbon Sunda abad ke-19 yang mengungkap kearifan lokal dalam pertanian padi. Naskah ini, ditulis dalam aksara Pegon, memadukan doa, mantra, dan perhitungan naktu hari sebagai pedoman bercocok tanam. Jejak sejarahnya membawa kita ke Bandung, tempat naskah ini dilestarikan.

Kisah Cinta dan Tahta: Menjelajahi Dongeng Raja Arismaya dan Subrata

Manuskrip ini menghadirkan dua kisah menarik dalam bentuk prosa berbahasa Sunda. Pertama, petualangan cinta Raja Arismaya yang penuh tantangan demi mendapatkan Ratna Komala. Kedua, kisah Raja Subrata tentang ujian berat dan pertemuan kembali dengan anak-anaknya.

Menjelajahi Tarekat Tauhid: Warisan Manuskrip Cirebon Abad ke-19

Manuskrip kuno ini mengungkap ajaran Tarekat Tauhid, lengkap dengan ringkasan sifat 20 dan dzikir Nafi Isbat. Ditulis dalam bahasa Jawa dan Arab, naskah ini memberikan wawasan berharga tentang praktik keagamaan di Cirebon pada abad ke-19. Mari kita selami lebih dalam detail dan sejarah manuskrip ini.

Suryakanta: Kisah Heroik Putra Raja dalam Wawacan Sunda Beraksara Pegon

Telusuri kisah heroik Suryakanta, putra Raja Suryaningrat, dalam manuskrip Wawacan berbahasa Sunda beraksara Pegon. Naskah setebal 230 halaman ini mengisahkan petualangan dan perjuangan Suryakanta yang diculik raksasa hingga menjadi pahlawan yang menumpas kejahatan. Mari kita selami lebih dalam detail dan kondisi fisik naskah kuno ini.

Misteri Kode Manuskrip Sunda Abad ke-19: Sebuah Identifikasi yang Tertukar

Sebuah manuskrip Sunda dari abad ke-19 yang disimpan di EFEO Bandung menyimpan teka-teki. Kekeliruan dalam penomoran kode naskah menghambat proses identifikasi yang akurat. Naskah ini menjadi bukti penting kekayaan budaya tulis Sunda di masa lalu.

Wawacan Ahmad Muhamad: Kisah Heroik dalam Balutan Sunda dan Arab

Manuskrip ini menyimpan kisah heroik Ahmad dan Muhamad dalam bentuk puisi wawacan. Ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab menggunakan aksara Pegon dan Arab, naskah ini menawarkan kombinasi unik antara tradisi lokal dan pengaruh keislaman. Mari selami lebih dalam isi dan rincian metadata dari naskah kuno ini.

Menjelajahi Wawacan Pulan Palin: Kisah Mistis Islam dari Bandung Abad ke-19

Wawacan Pulan Palin adalah manuskrip puisi berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini, yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 Bandung, menyajikan kisah suluk yang mendalam tentang ajaran mistik Islam. Mari kita selami lebih dalam kandungan nilai yang terdapat pada manuskrip ini.