Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Doa Mantra

Kumpulan Doa dan Mantra: Warisan Spiritual dari Soreang, Bandung

Manuskrip ini adalah 'Kumpulan Doa dan Mantra', yang dalam teks disebut juga 'Dunga Arwah'. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab, menggunakan aksara Pegon dan Arab. Berbentuk puisi wawacan, naskah ini terdiri dari 32 halaman, dengan 28 halaman berisi tulisan dan 4 halaman kosong. Ditulis dengan tinta hitam yang masih kontras pada kertas buatan lokal yang agak kusam kekuning-kuningan. Naskah ini dikarang oleh Mas Karta (?) pada tahun 1909 di Soreang, Bandung. Naskah ini berisi berbagai doa, termasuk doa arwah, doa keselamatan, doa untuk para nabi, sahabat nabi, dan para wali. Selain itu, terdapat pula mantra seperti jampe ngukus, menyembelih hewan, dan bacaan syahadat. Bagian akhir naskah memuat keterangan tentang perhitungan watak hari baik dan buruk. Naskah ini berasal dari Bapak Udin di Kp. Pasirkupa, Desa Padasuka, Kec. Soreang, Kab. Bandung, dan kini disimpan di EFEO Bandung. Ukuran halaman naskah adalah 17,5 x 11 cm, dengan ukuran tulisan 15 x 9 cm.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Tarekat: Untaian Tasawuf dari Bandung Abad ke-20

Temukan esensi tasawuf dalam manuskrip Tarekat, sebuah warisan intelektual dari Bandung abad ke-20. Naskah ini mengungkap lapisan ilmu tarekat, hakekat, dan makrifat, menyingkap eksistensi Allah dan Muhammad sebagai insan kamil. Simbol-simbol alam semesta menjadi cermin dalam memahami konsep-konsep mendalam ini.

Menjelajahi Mikrofilm Sunda Kuna: Jejak Holle di Leiden

Telusuri jejak naskah kuno Sunda melalui koleksi mikrofilm Perpustakaan Universitas Leiden. Mikrofilm ini merekam Lontar KBG no. 630 yang berisi tulisan Holle. Kondisi negatif yang kurang baik tak menghalangi kita untuk menggali informasi berharga dari lembaran-lembaran yang termuat.

Ratna Ningrum (Suryaningrat): Kisah Heroik Penyebaran Islam dalam Wawacan Sunda

Telusuri kisah heroik Ratna Ningrum dalam manuskrip kuno berbahasa Sunda berjudul Ratna Ningrum (Suryaningrat). Naskah ini mengisahkan tentang penyebaran agama Islam di tanah Sunda, di mana Ratna Ningrum memainkan peran sentral dalam menaklukkan raja-raja kafir. Temukan detail menarik tentang manuskrip ini yang tersimpan rapi di EFEO Bandung.

Wawacan Nyi Pohaci: Kisah Asal-Usul Padi di Pajajaran

Telusuri kisah legenda Nyi Pohaci dalam manuskrip Wawacan, sebuah puisi Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengisahkan tentang asal-usul tanaman padi di negeri Pajajaran yang ajaib, lahir dari kuburan Nyi Pohaci. Manuskrip ini menawarkan jendela ke dalam kepercayaan dan budaya masyarakat Sunda di awal abad ke-20.

Menelusuri Jejak Tarekat Satariyah: Silsilah dan Ajaran dari Cirebon Abad ke-18

Manuskrip ini mengungkap seluk-beluk Tarekat Satariyah, sebuah aliran spiritual dalam Islam. Naskah ini menguraikan silsilah para tokoh penting dalam tarekat ini, mulai dari pencetus hingga Kyai Bagus Aliyaman. Lebih dari itu, manuskrip ini juga membahas sistematika pemahaman agama Islam, seperti syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat.

Kisah Sayid Abdullah dalam Wujud Wawacan Sunda: Jejak Manuskrip di Museum Geusan Ulun

Telusuri kisah Sayid Abdullah, putra Raja Mekkah, Abdulmutolib, dalam manuskrip Hikayat Sayid Abdullah. Ditulis dalam bahasa Sunda beraksara Pegon, naskah ini berbentuk puisi wawacan yang memikat. Simak narasi lengkapnya, mulai dari alur cerita hingga detail fisik dan sejarah manuskrip ini.

Kisah Ahmad Muhamad: Wawacan Sunda Sarat Piwulang dan Mantra Asihan

Telusuri kisah epik Ahmad dan Muhamad dalam manuskrip kuno berbahasa Sunda. Lebih dari sekadar cerita, naskah ini mengungkap piwulang (nasihat) luhur dan mantra asihan, ditulis dalam aksara Pegon dan Latin.

Menjelajahi Fiqih dan Tauhid: Warisan Manuskrip Sunda Abad ke-19 dari Bandung

Temukan warisan intelektual Islam dari abad ke-19 melalui manuskrip "Fiqih dan Tauhid" yang ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab. Naskah ini menawarkan wawasan berharga tentang praktik keagamaan dan pemikiran tasawuf yang berkembang di wilayah Bandung pada masa itu. Mari selami lebih dalam isi dan detail fisik naskah ini.