Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Manuskrip EFEO

Misteri Manuskrip HS. KBN Nomor 496: Sebuah Pencarian dalam Gulungan Mikrofilm

Manuskrip dengan nomor kode HS. KBN Nomor 496 menjadi teka-teki karena judulnya tidak tercantum dalam katalog EFEO. Meskipun pendataan lengkap terhambat saat pembuatan mikrofilm, kabar baiknya adalah keseluruhan naskah telah berhasil diabadikan dalam format mikrofilm. Teksnya secara umum masih dapat dibaca, memungkinkan kita untuk menggali informasi langsung dari gulungan film tersebut. Sayangnya, informasi mengenai bahasa, aksara, bentuk, jumlah halaman, dan bahan naskah belum diketahui, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap detail-detail penting ini.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menelusuri Jejak Galuh: Narasi Epik dalam Babad Galuh

Babad Galuh adalah sebuah manuskrip kuno yang mengisahkan sejarah dan silsilah kerajaan Galuh, mengungkap tokoh-tokoh penting dan peristiwa-peristiwa yang membentuk peradaban di wilayah tersebut. Manuskrip ini ditulis dalam Bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, menawarkan jendela unik ke dalam budaya dan sejarah masa lalu. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah ini.

Wawacan Panji Sumirat: Kisah Cinta dan Penyamaran di Tanah Sunda

Manuskrip kuno Wawacan Panji Sumirat membawa kita ke dalam kisah epik berlatar kerajaan-kerajaan Jawa. Di tengah intrik istana dan persaingan cinta, tersembunyi pesan tentang keberanian, kesetiaan, dan pencarian jati diri. Naskah ini menawarkan jendela unik ke dalam budaya Sunda masa lalu, diwarnai dengan nilai-nilai Islam yang mulai meresap.

Primbon Tatanen: Mantra dan Kearifan Lokal Pertanian Sunda

Temukan kearifan lokal Sunda dalam naskah Primbon Tatanen, sebuah panduan pertanian tradisional berbentuk puisi Wawacan. Naskah ini mengungkap mantra-mantra untuk kesuburan padi dan perlindungan dari hama, mencerminkan pengetahuan mendalam masyarakat agraris.

Danumaya: Kisah Putra Raja Gilang Kancana dalam Wawacan Sunda

Manuskrip Danumaya adalah sebuah karya sastra Sunda berbentuk puisi wawacan yang mengisahkan petualangan seorang putra raja. Naskah ini ditulis dalam aksara Pegon dan berisi 267 halaman. Mari selami lebih dalam kisah dan detail menarik dari manuskrip ini.

Wawacan Abunawas: Kisah Cerdik dari Baghdad dalam Gubahan Sunda

Telusuri kisah Abunawas, tokoh cerdik yang menghibur dan menginspirasi, dalam manuskrip Wawacan Abunawas. Naskah berbahasa Sunda ini mengisahkan petualangan Abunawas di Baghdad, tempat ia menjadi penasihat raja sekaligus pembela kaum miskin. Warisan budaya yang kaya makna dan sarat nilai-nilai keislaman.

Ogin Amar Sakti: Kisah Heroik dalam Syair Sunda

Telusuri kisah kepahlawanan Ogin Amar Sakti, tokoh sentral dalam naskah Sunda bernapaskan keislaman. Manuskrip ini menggambarkan transisi dari era pra-Islam menuju masa Islam. Simak deskripsi lengkap dan detail mengenai naskah ini.

Kumpulan Karangan Sunda yang Ditolak Balai Pustaka: Sebuah Antologi Naskah Kuno

Temukan khazanah sastra Sunda yang tersembunyi dalam manuskrip "Salinan-Salinan Dari Karangan Sunda". Naskah ini berisi kumpulan karya yang pernah ditolak oleh Balai Pustaka, membuka jendela ke kekayaan budaya dan pemikiran masyarakat Sunda pada awal abad ke-20. Sebuah warisan berharga yang kini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Menjelajahi Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara: Kisah Kerajaan Nusantara dari Cirebon

Telusuri warisan sejarah Nusantara melalui manuskrip Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara. Naskah ini, yang ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap kisah kerajaan-kerajaan di berbagai wilayah. Simak deskripsi mendalam tentang fisik naskah hingga isinya yang kaya akan informasi sejarah.