Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Panca Kaki

Menjelajahi Kosmos dan Sejarah Jawa dalam Kitab Panca Kaki Karuhun Kabeh

Kitab Panca Kaki Karuhun Kabeh adalah sebuah manuskrip prosa berbahasa Jawa yang memuat cerita tentang diciptakannya alam semesta, malaikat, Nabi Adam, dan nabi-nabi lainnya. Naskah ini juga mengisahkan zaman Mesir, zaman Galuh, dan keturunan mereka yang tersebar di seluruh Pulau Jawa, termasuk Blambangan, Majapahit, Medang Kamulan, dan Pajajaran. Menariknya, terdapat catatan tentang runtuhnya Kerajaan Pajajaran yang terjadi pada hari Selasa, 14 Sapar tahun Jim Akhir. Naskah ini ditulis di Pamarican pada tanggal 15 Rabi’ul Akhir tahun Dai, atau 1271 Hijriah (1851 Masehi). Selain itu, naskah ini juga berisi uraian tentang sifat-sifat Allah yang 20 dan berbagai doa, termasuk Do’a Nurbuat. Manuskrip ini memiliki ukuran 19 x 28 cm dengan tebal 43 halaman, ditulis dalam huruf Arab. Naskah ini berasal dari warisan dan saat ini berada di Andi, Cisondari, Pasirjambu, Kab. Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Kosmos dan Sejarah Jawa dalam Kitab Panca Kaki Karuhun Kabeh

Telusuri kisah penciptaan alam semesta hingga runtuhnya Pajajaran dalam manuskrip kuno Kitab Panca Kaki Karuhun Kabeh. Naskah ini mengungkap perjalanan spiritual dan sejarah Jawa yang kaya. Temukan detail menarik tentang tokoh-tokoh penting dan kerajaan-kerajaan yang pernah berjaya.

Menjelajahi Tarekat Tauhid: Warisan Manuskrip Cirebon Abad ke-19

Manuskrip kuno ini mengungkap ajaran Tarekat Tauhid, lengkap dengan ringkasan sifat 20 dan dzikir Nafi Isbat. Ditulis dalam bahasa Jawa dan Arab, naskah ini memberikan wawasan berharga tentang praktik keagamaan di Cirebon pada abad ke-19. Mari kita selami lebih dalam detail dan sejarah manuskrip ini.

Mantra Sunda Pegon: Doa Sukses Bertani dan Berdagang dari Bandung Abad ke-19

Temukan kekuatan tradisi dan mistik Islam dalam manuskrip Mantra berbahasa Sunda ini. Berasal dari Bandung abad ke-19, naskah ini berisi jampe atau doa untuk kesuksesan dalam bertani dan berdagang. Simak bagaimana unsur-unsur lokal dan spiritualitas menyatu dalam lembaran sejarah ini.

Mengungkap Sejarah Nusantara: Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara

Telusuri kisah kerajaan-kerajaan di Nusantara melalui manuskrip kuno Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, naskah ini menyimpan catatan sejarah berharga. Manuskrip ini adalah bagian dari seri ke-2 dari bagian IV, menghadirkan narasi prosa yang kaya akan informasi.

Suluk Waruga Alam: Kisah Tasawuf dari Bandung Abad ke-19

Temukan kebijaksanaan tasawuf dalam Suluk Waruga Alam, sebuah manuskrip Sunda abad ke-19 dari Bandung. Naskah ini, ditulis dalam aksara Pegon, memuat ajaran mendalam tentang eksistensi Tuhan dan asal-usul manusia. Mari selami dialog antara Kyai Sawang dan tokoh lainnya dalam mengungkap rahasia keislaman.

Menelusuri Jejak Para Wali: Wawacan Sejarah Wali dari Cirebon

Naskah kuno Sejarah Wali ini mengungkap kisah legitimasi Wali Sanga, tokoh-tokoh penyebar agama Islam di Nusantara, khususnya Sunan Gunung Jati. Dalam bentuk puisi wawacan, naskah ini diperkirakan memiliki keterkaitan erat dengan Babad Cirebon. Sebuah warisan berharga dari Keraton Kasepuhan Cirebon yang kini tersimpan di EFEO Bandung.

Kumpulan Doa: Warisan Naskah Pegon Abad ke-18 dari Cirebon

Temukan keindahan dan kearifan lokal dalam naskah kuno "Kumpulan Doa", sebuah warisan berharga dari abad ke-18 Cirebon. Manuskrip ini berisi beragam doa, tuntunan ibadah, hingga cerita-cerita bernafaskan Islam yang ditulis dalam aksara Pegon.

Tarekat: Untaian Dzikir dan Doa dari Cirebon Abad ke-19

Temukan khazanah spiritual Tarekat, sebuah manuskrip kuno yang mengungkap aturan dzikir, doa-doa tahlil, dan amalan penolak marabahaya. Naskah ini memberikan gambaran mendalam tentang praktik keagamaan di Cirebon pada abad ke-19, serta tradisi intelektual ulama setempat.