Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Ningrum Kusumah

Ningrum Kusumah (Suryaningrat): Kisah Cinta Putri Arab di Tanah Sunda

Wawacan Ningrum Kusumah (Suryaningrat) adalah sebuah manuskrip puisi berbahasa Sunda beraksara Pegon yang menceritakan kisah cinta antara putri Arab bernama Ningrum Kusumah dengan pemuda Sunda bernama Suryaningrat. Ningrum Kusumah mencari anak panahnya hingga ke Pulau Jawa dan bertemu dengan Suryaningrat. Naskah setebal 385 halaman ini ditulis di atas kertas dengan tinta hitam dan terdiri dari 65 pupuh yang diawali dengan pupuh Asmarandana. Kondisi fisik kertas mulai kekuningan dan terdapat bekas percikan air, namun tulisan umumnya masih terbaca jelas. Manuskrip ini disalin oleh R. Natawidjaja di Sukabumi pada tahun 1925-1926 dan berasal dari Bapak R. Toha, Kp. Rancabali, Desa Solokpandan, Kec.Cianjur Kota, Kab. Cianjur. Saat ini, naskah tersebut disimpan di EFEO Bandung. Teks terbagi dalam dua periode penyalinan. Bagian pertama disalin pada 29 Januari 1926 dan bagian akhir disalin pada bulan Desember 1925.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Wawacan Danumaya: Kisah Raden Panji Menggapai Takhta

Telusuri petualangan Raden Panji Danumaya dalam mengemban amanah sang ayah, Prabu Panji Subrata, raja negeri Gilangkancana. Naskah kuno berbahasa Sunda ini, tertulis dalam aksara Pegon, memuat kisah perjuangan Danumaya menghadapi berbagai rintangan hingga akhirnya dinobatkan sebagai raja.

Wawacan Samaun: Kisah Heroik Pahlawan Islam dari Banjaran Bandung

Telusuri kisah kepahlawanan Samaun, seorang tokoh Islam yang gagah berani membela Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam di tanah Arab. Manuskrip Wawacan Samaun ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Pegon, menawarkan jendela ke khazanah sastra dan sejarah lokal Banjaran, Bandung.

Babad Godog: Kisah Kean Santang Menyebarkan Islam di Tanah Sunda

Manuskrip Babad Godog mengisahkan perjalanan Kean Santang, putra Prabu Siliwangi, dalam menyebarkan agama Islam di Jawa Barat. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Sunda beraksara Pegon, naskah ini memuat cerita pertemuan Kean Santang dengan Baginda Ali di Mekah dan pengangkatannya sebagai wakil nabi di Pulau Jawa. Hilangnya Prabu Siliwangi ke hutan Sancang menjadi akhir yang dramatis dari kisah ini.

Risalah Ilmu Agama dan Mistik: Kisah Musyawarah Wali Jawa di Giri Kadaton

Telusuri lembaran-lembaran Risalah Ilmu Agama dan Mistik, manuskrip kuno yang mengungkap kedalaman spiritualitas Islam bercampur kearifan lokal Jawa. Naskah ini membawa kita dalam perjalanan mistik, menyingkap musyawarah para wali Jawa di Giri Kadaton hingga skema teologis yang memukau.

Menjelajahi Tuntunan Ibadah: Narasi Kitab Fiqih Sunda-Arab Abad ke-20

Temukan warisan intelektual Islam dari abad ke-20 melalui manuskrip Kitab Fiqih. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon, menyajikan panduan praktis mengenai tata cara berwudu, shalat fardu, dan shalat sunat. Manuskrip ini menawarkan wawasan berharga tentang praktik keagamaan dan nilai-nilai budi pekerti yang dijunjung tinggi pada masanya.

WAWACAN Suluk Islam: Untaian Ajaran Tarekat Satariyah dalam Pupuh Sunda

Telusuri ajaran Islam yang mendalam melalui Wawacan Suluk Islam, sebuah manuskrip Sunda yang memikat. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan, naskah ini membawa kita ke dalam suasana Kerajaan Sunda-Galuh, sembari menyajikan konsep tauhid berdasarkan Tarekat Satariyah. Temukan kearifan lokal dan spiritualitas dalam setiap pupuh yang terangkai indah.

Kumpulan Doa: Untaian Ayat dan Harapan dari Pangalengan Abad ke-19

Temukan kedalaman spiritualitas dalam 'Kumpulan Doa', sebuah manuskrip kuno yang memadukan bahasa Arab dan Sunda. Berisi doa-doa pilihan dari Al-Qur'an, warisan ini menawarkan jendela ke dalam praktik keagamaan masyarakat Pangalengan, Bandung, pada abad ke-19. Naskah ini adalah bukti bisu tentang bagaimana nilai-nilai agama dihayati dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Kisah Nabi Yusuf dalam Carita: Manuskrip Jawa-Sunda Abad ke-18

Telusuri kisah Nabi Yusuf yang memukau dalam manuskrip kuno Carita Nabi Yusuf. Ditulis dalam bahasa Jawa dan Sunda menggunakan aksara Pegon, manuskrip ini menawarkan perspektif unik tentang perjalanan hidup sang nabi. Mari kita selami lebih dalam detail dan cerita di balik naskah berusia ratusan tahun ini.