Naskah "Sejarah Timbanganten" adalah sebuah prosa berbahasa Sunda yang ditulis dalam huruf Latin. Naskah ini tersimpan di Museum Negeri Jakarta sebagai bagian dari Koleksi C.M. Pleyte, Peti 121. Dengan ukuran 35 x 21,3 cm dan tebal 39 halaman (36 baris per halaman), manuskrip ini mengungkap beberapa fragmen sejarah penting. Di antaranya adalah silsilah Kerajaan Timbanganten dari raja pertama, Prabu Marajaputra (putra Prabu Siliwangi), hingga Demang Anggaraja, yang kemudian menjadi regent Bandung pertama. Selain itu, naskah ini juga mencatat peristiwa pembunuhan Asisten Residen Bandung, Wilem Hadep Nagel, pada 28 Desember 1843 atas perintah Jaksa Negeri Bandung. Kisah lainnya termasuk cerita Dipati Ukur (Radén Dipati Wangsanata) ketika diborgol dalam perjalanan ke Mataram, serta peristiwa bubarnya Negara Limbangan pada tahun 1806.
Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.