Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Agama Islam

PELAJARAN AGAMA ISLAM: Tuntunan Hidup dari Keraton Kasepuhan Cirebon

Manuskrip "PELAJARAN AGAMA ISLAM" ini merupakan panduan komprehensif mengenai ajaran Islam, khususnya dalam bidang Fiqih. Di dalamnya diuraikan secara rinci berbagai hukum seperti haram, halal, makruh, mubah, wajib, dan sunat. Pembahasan dilanjutkan dengan uraian tentang sifat 20, hukum-hukum shalat (fardu dan sunat), serta thaharoh (bersuci) termasuk haid, nifas, dan tata cara mengurus jenazah. Tak ketinggalan, naskah ini juga mengupas tuntas tentang zakat, hukum riba, dan berbagai aspek penting lainnya dalam agama Islam.

Manuskrip setebal 260 halaman ini ditulis pada abad ke-19 di Cirebon. Menggunakan kertas Eropa ber-cap "Kepala Badut", naskah ini dijilid menjadi satu bagian. Dari 260 halaman, 256 di antaranya berisi tulisan dengan tinta hitam dan merah. Saat ini, kondisi fisik naskah masih cukup terpelihara meski terdapat kerusakan pada lembar akhir akibat lepas jahitan dan noda. Naskah ini berasal dan disimpan di Keraton Kasepuhan Cirebon. Ukuran halamannya adalah 22 x 16 cm, dengan area tulisan seluas 18,5 x 12 cm.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Kisah Ahmad Muhammad: Wawacan Sunda dari Pangalengan

Telusuri kisah mengharukan Ahmad dan Muhammad dalam manuskrip kuno berbahasa Sunda. Ditulis dalam aksara Pegon, wawacan ini mengisahkan perjalanan hidup dua saudara yatim piatu hingga menjadi penguasa bijaksana di Kerajaan Mesir. Temukan nilai-nilai luhur dan keindahan sastra Sunda dalam warisan budaya yang berharga ini.

Menelisik Tauhid dan Silsilah: Wawacan Sunda Abad ke-18 dari Cirebon

Manuskrip kuno berjudul 'Tauhid dan Silsilah' ini adalah sebuah khazanah intelektual dari abad ke-18. Ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Pegon, naskah ini berbentuk puisi wawacan yang membahas fondasi keislaman. Mari selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Layang Gandaresmi: Kisah Suluk dari Ciwidey Abad ke-19

Temukan pesona naskah kuno Layang Gandaresmi, sebuah puisi wawacan berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Manuskrip ini mengungkap kisah suluk yang memikat dari abad ke-19. Simak detail fisik naskah, asal-usulnya, dan cuplikan isinya yang penuh makna.

Wawacan Danumaya: Kisah Raden Panji Menggapai Takhta

Telusuri petualangan Raden Panji Danumaya dalam mengemban amanah sang ayah, Prabu Panji Subrata, raja negeri Gilangkancana. Naskah kuno berbahasa Sunda ini, tertulis dalam aksara Pegon, memuat kisah perjuangan Danumaya menghadapi berbagai rintangan hingga akhirnya dinobatkan sebagai raja.

Menjelajahi Kumpulan Doa Abad ke-19: Warisan Spiritual dari Bandung

Telusuri khazanah spiritual abad ke-19 melalui manuskrip "Kumpulan Doa", sebuah kompilasi doa dan wirid dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Arab. Naskah ini memberikan panduan salat wajib dan sunah, mencerminkan praktik keagamaan masyarakat Bandung pada masa itu. Meskipun kondisinya tidak utuh, manuskrip ini menawarkan wawasan berharga tentang kehidupan beragama di masa lampau.

Menelusuri Jejak Leluhur: Kisah Silsilah Galuh dari Ciamis

Telusuri sejarah panjang Galuh, Panjalu, dan Talaga melalui naskah kuno "Silsilah Galuh". Manuskrip berbahasa Sunda ini mengungkap silsilah para nabi dan raja-raja tanah Sunda, dimulai dari Nabi Adam hingga leluhur Galuh, Kawasen, Utama, Kawali, dan Ciamis. Mari kita selami lebih dalam isi dan rincian metadata naskah yang menarik ini.

Menjelajahi Warisan Hukum dan Sastra dalam Manuskrip 'Buku Hukum'

Telusuri khazanah hukum dan sastra Jawa kuno melalui manuskrip 'Buku Hukum' yang kaya akan informasi. Naskah ini berisi beragam teks hukum, kisah legenda, hingga catatan ensiklopedia, memberikan gambaran utuh tentang budaya dan pengetahuan masa lalu. Sebuah surat dari Tasikmalaya turut menyertai naskah ini.

Ogin Amarsakti: Kisah Pilu Putra Mahkota yang Terbuang

Manuskrip ini mengisahkan lika-liku kehidupan Ogin, seorang putra raja yang dibuang akibat intrik istana. Diwarnai pengkhianatan dan perjuangan, Ogin akhirnya meraih kebahagiaan dan keadilan. Simak narasi lengkapnya di sini!