Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Surat Jawa

Untaian Surat Berbahasa Jawa: Kisah Wayang, Bahasa, dan Aturan Ejaan Belanda

Manuskrip ini berisi kumpulan surat-surat berbahasa Jawa yang beragam. Salah satunya adalah surat yang dikirimkan kepada Tn. van Musschembroek pada tahun 1864. Bagian menarik lainnya adalah cerita 'wayang' tentang Bandung Bandawasa yang membangun candi Sewu dan dikelabui oleh Lara Jonggrang. Terdapat pula catatan yang ditulis dalam huruf Sunda, yang sebagian telah diubah dengan aksara Jawa. Manuskrip ini juga memuat perbendaharaan kata dalam bahasa Kromo dan Ngoko, lengkap dengan tulisan bergaya roman yang menyebutkan nama pohon, tumbuhan, binatang, nama diri beserta gelar, ukuran, uang, dan hasil tambang. Tak ketinggalan, ada pula peraturan ortografi Belanda untuk bahasa Jawa dan bahasa daerah lain di Indonesia. Manuskrip berukuran 34 x 22 cm dan 30 x 18 cm dengan tebal 5 lembar, berisi 26 baris tulisan. Manuskrip ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Wawacan Perang Lahad: Kisah Heroik Amir Hamzah dan Bangkitnya Singa Allah

Telusuri kisah epik Perang Lahad, sebuah peristiwa penting di masa Nabi Muhammad SAW. Manuskrip ini mengisahkan pertempuran sengit antara pasukan mu'min yang dipimpin Amir Hamzah melawan gabungan pasukan Firaun, Raja Lahad, dan Raja Jenggi. Di tengah kesulitan, pertolongan Allah datang dan semangat juang Ali membara.

Asal Usul Padi: Menjelajahi Wawacan Sulanjana dari Cikeruh

Telusuri kisah menarik tentang asal mula padi melalui Wawacan Sulanjana, sebuah manuskrip kuno dari Cikeruh, Sumedang. Naskah ini mengungkap legenda Dewi Sri Pohaci dan hubungannya dengan tanaman padi yang menjadi sumber kehidupan. Temukan bagaimana air mata Dewa Anta dan pengkhianatan Sang Elang Belang berperan dalam terciptanya padi.

Nub Riwayat Nabi Yusuf: Kisah Putra Nabi Yakub dalam Untaian Sunda

Manuskrip ini mengisahkan perjalanan hidup Nabi Yusuf, putra Nabi Yakub, dalam bentuk puisi dan cerita berbahasa Sunda. Ditulis dengan aksara Arab di atas kertas Eropa, naskah ini menawarkan perspektif lokal terhadap kisah klasik yang penuh hikmah. Simak narasi lengkap mengenai asal-usul, kondisi fisik, dan isi naskah yang memikat ini.

Menjelajahi Tarekat Tauhid: Warisan Manuskrip Cirebon Abad ke-19

Manuskrip kuno ini mengungkap ajaran Tarekat Tauhid, lengkap dengan ringkasan sifat 20 dan dzikir Nafi Isbat. Ditulis dalam bahasa Jawa dan Arab, naskah ini memberikan wawasan berharga tentang praktik keagamaan di Cirebon pada abad ke-19. Mari kita selami lebih dalam detail dan sejarah manuskrip ini.

Menjelajahi Masa Lalu Banten: Carita-carita Jaman Baheula

Manuskrip "Carita-carita Jaman Baheula (Dongéng-Dongéng Banten)" adalah jendela ke sejarah Banten. Berasal dari koleksi C.M. Pleyte, naskah ini mengungkap periodisasi sultan-sultan Banten dari tahun 1447 hingga 1816. Temukan kisah penaklukan Jawa Barat oleh Maulana Hasanuddin hingga catatan tentang berbagai wilayah penting di Banten.

Suluk Gandasari: Kisah Persaudaraan dalam Mencari Hakikat Keislaman

Telusuri warisan sastra Sunda melalui manuskrip Suluk Gandasari, sebuah karya puisi wawacan yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengupas tuntas ajaran agama Islam melalui dialog antara dua saudara, Ki Ganda dan Ki Sari. Mereka berbagi pengalaman dalam memahami dzat, sifat, asma, iman, dan tauhid, menggunakan alam sekitar sebagai simbol.

Paras Nabi: Kisah Agung Rasulullah dalam Wawacan Sunda Pegon

Telusuri kisah agung Nabi Muhammad SAW dalam manuskrip Paras Nabi. Ditulis dalam Bahasa Sunda dengan aksara Pegon, naskah ini berbentuk puisi wawacan yang memuat pesan mendalam, asal-usul paras Nabi, hingga momen wafatnya Rasulullah. Mari kita selami lebih dalam warisan berharga ini.

Pitutur Goib: Kisah Cirebon dalam Lembaran Naskah Kuno

Telusuri warisan budaya Cirebon melalui manuskrip Pitutur Goib, sebuah naskah kuno yang mengungkap sejarah dan ajaran luhur. Naskah ini menyimpan kisah tentang asal-usul penguasa Cirebon, riwayat Nabi Muhammad SAW, hingga gambaran alam kubur. Temukan kearifan lokal yang terukir dalam setiap halamannya.