Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Silsilah

Menelusuri Jejak Leluhur: Kisah Silsilah dari Sumedang

Manuskrip "Silsilah" merupakan sebuah catatan penting mengenai garis keturunan keluarga bangsawan di Sumedang. Naskah ini mengisahkan silsilah Pangeran Rangga Gempol yang berputra Rd. Wangsaseta, yang kemudian menikah dengan Nyimas Ayu Mayas, hingga terus berlanjut sampai Prabu Siliwangi. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Sunda menggunakan aksara Cacarakan-Latin, berbentuk prosa, dan terdiri dari 14 halaman. Ditulis di atas kertas Eropa dengan cap Lion in Medallion, dengan tinta hitam. Sayangnya, sebagian tulisan sudah meleber dan sulit dibaca. Secara fisik, kertas dalam kondisi baik meski beberapa lembar robek dan warnanya kecoklatan. Diperkirakan karangan ini berasal dari abad ke-19 atau 20 di Sumedang. Naskah ini berasal dari Museum Pangeran Geusan Ulun Sumedang, tempat naskah ini disimpan hingga kini. Lembaran-lembaran ini kemungkinan besar berasal dari halaman suatu naskah yang lepas atau rusak, di samping yang benar-benar berupa tulisan tangan Pangeran Aria Soeriatmaja (Pangeran Mekkah) tertanggal 21-2-1991. Di antara lembaran itu, tampak ada teks yang ditulis sekitar abad ke-19.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Babad Cirebon: Kisah Para Wali dan Raja Tanah Jawa

Telusuri kisah penyebaran Islam dan legenda para raja Jawa dalam manuskrip Babad Cirebon. Naskah ini mengungkap silsilah wali, adat istiadat, hingga konflik kerajaan. Sebuah catatan penting tentang sejarah dan budaya Cirebon dan sekitarnya.

Mujarobat: Untaian Doa dan Ramalan dari Banjaran Bandung

Temukan keunikan naskah Mujarobat, sebuah manuskrip kuno yang memadukan ajaran agama, tradisi lokal, dan kearifan ramalan. Naskah ini menawarkan wawasan tentang praktik keagamaan dan kepercayaan masyarakat Sunda dan Jawa pada abad ke-19. Mari selami lebih dalam isi dan sejarah naskah yang memikat ini!

Menjelajahi Ajaran Islam dan Silsilah dalam Manuskrip Kuningan Abad 19-20

Temukan warisan intelektual Islam yang kaya dalam manuskrip kuno dari Kuningan. Naskah ini memuat beragam ajaran, mulai dari fikih hingga silsilah penting. Mari selami lebih dalam isi dan detail fisik manuskrip yang berharga ini.

Layang Gandaresmi: Kisah Suluk dari Ciwidey Abad ke-19

Temukan pesona naskah kuno Layang Gandaresmi, sebuah puisi wawacan berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Manuskrip ini mengungkap kisah suluk yang memikat dari abad ke-19. Simak detail fisik naskah, asal-usulnya, dan cuplikan isinya yang penuh makna.

Pepeling Indung Beurang: Warisan Naskah Sunda-Jawa tentang Kelahiran Bayi

Temukan warisan budaya Sunda-Jawa dalam naskah Pepeling Indung Beurang, sebuah risalah puisi wawacan yang mengungkap praktik dan kepercayaan seputar kelahiran bayi. Naskah ringkas ini, ditulis dalam aksara Pegon, memberikan wawasan tentang peran dukun beranak dan entitas spiritual yang terkait dengan proses kelahiran.

Kisah Ahmad Muhamad: Wawacan Sunda Sarat Piwulang dan Mantra Asihan

Telusuri kisah epik Ahmad dan Muhamad dalam manuskrip kuno berbahasa Sunda. Lebih dari sekadar cerita, naskah ini mengungkap piwulang (nasihat) luhur dan mantra asihan, ditulis dalam aksara Pegon dan Latin.

Menjelajahi Dunia Gaib: Kisah Hikayat Carita Setan dalam Ragam Bahasa

Manuskrip kuno ini membuka tabir dunia gaib melalui kisah Hikayat Carita Setan. Ditulis dalam berbagai bahasa dan aksara, naskah ini menyimpan kekayaan budaya dan spiritual dari masa lalu. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Babad Cirebon: Kisah Wali Sanga dan Gejolak Politik di Tanah Jawa

Telusuri lembaran sejarah Cirebon melalui manuskrip Babad Cirebon. Naskah ini mengungkap kisah dinasti Cirebon, para Wali Sanga, hingga intrik politik yang melibatkan Mataram dan Banten. Sebuah jendela menuju masa lalu yang kaya akan nilai budaya dan sejarah.