Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Samaun

Samaun: Kisah Heroik Pahlawan Islam dalam Wawacan Sunda

Manuskrip ini mengisahkan Samaun, seorang tokoh yang memiliki kesaktian sejak kecil dan berhasil mengislamkan kedua orang tuanya. Ia digambarkan sebagai pahlawan yang gagah berani dalam memperjuangkan perkembangan agama Islam. Naskah ini merupakan wawacan berbahasa Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon, terdiri dari 79 halaman. Secara fisik, naskah ini umumnya masih baik dan kokoh meski penjilidannya longgar. Naskah disalin pada tanggal 5 Maret 1973 di Pangalengan, Bandung. Naskah ini berasal dari Bapak Djuhria, Kp. Palasari, Desa Sukamulya, Kab. Bandung, dan saat ini disimpan di EFEO Bandung. Naskah ini terdiri atas 24 pupuh, yang diawali dengan Dangdanggula. Judul di luar teks (sampul) adalah Wawacan Sama’un. Ukuran sampul dan halaman adalah 16 x 21 cm, sedangkan ukuran tulisannya adalah 14 x 18 cm. Tinta yang digunakan berwarna hitam dan tulisannya masih kontras. Naskah ini termasuk teks lengkap, baik awal maupun akhir.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Primbon: Ramalan dan Mantra dari Banjaran Bandung

Telusuri kearifan lokal melalui manuskrip Primbon yang memuat ramalan, doa, dan mantra. Naskah kuno ini memberikan panduan melalui simbol-simbol terkait mimpi, getaran tubuh, dan perhitungan waktu bercocok tanam. Mari kita simak lebih dekat isi dan detail menarik dari naskah ini.

Suryakanta: Kisah Putra Suryaningrat dalam Wawacan Beraksara Pegon

Telusuri kisah epik Suryakanta, putra Suryaningrat, melalui manuskrip kuno "Suryakanta". Naskah berbentuk puisi wawacan ini ditulis dalam aksara Pegon dan berbahasa Sufida. Simak lika-liku kehidupannya, intrik di antara istri-istri Suryaningrat, hingga pertemuannya kembali dengan sang ibu setelah diculik raksasa.

Untaian Doa dan Ilmu: Jejak Spiritual dalam Manuskrip Cicalengka

Selami kedalaman spiritualitas Islam melalui manuskrip kuno "Catatan Do'a, Ilmu Agama, dan Mistik". Naskah ini menghimpun do'a-do'a, ajaran teologi, hingga praktik mistik yang diwariskan dari Cicalengka. Temukan keragaman bahasa dan budaya yang terjalin dalam setiap halaman.

Wawacan Danumaya: Kisah Raden Panji Menggapai Takhta

Telusuri petualangan Raden Panji Danumaya dalam mengemban amanah sang ayah, Prabu Panji Subrata, raja negeri Gilangkancana. Naskah kuno berbahasa Sunda ini, tertulis dalam aksara Pegon, memuat kisah perjuangan Danumaya menghadapi berbagai rintangan hingga akhirnya dinobatkan sebagai raja.

Menjalani Rumah Tangga Harmonis: Untaian Nasehat dari Naskah Sunda Abad ke-20

Temukan petuah bijak tentang membangun rumah tangga yang harmonis dan sejahtera dalam naskah kuno Nasehat Rumah Tangga. Ditulis dalam bahasa Sunda dan aksara Pegon, naskah ini menawarkan panduan adab dan akhlak berdasarkan Hadits Nabi. Meski tidak lengkap, naskah ini menyimpan pesan berharga tentang kerukunan keluarga.

Kumpulan Doa: Warisan Naskah Sunda tentang Fiqih dan Amalan

Telusuri khazanah naskah kuno 'Kumpulan Doa', sebuah warisan berharga yang memadukan bahasa Arab dan Sunda dalam aksara Pegon. Naskah ini memuat ajaran agama Islam terkait Fiqih, tuntunan doa, hingga amalan sehari-hari. Mari kita ungkap lebih dalam isi dan rincian menarik dari manuskrip ini.

Mengungkap Misteri Risalah Mistik: Sattariya, Mantra Sunda, dan Sejarah Banten

Telusuri dunia mistik Jawa dan Sunda melalui manuskrip kuno ini. Risalah ini mengungkap ajaran Sattariya, mantra-mantra sakral, dan sejarah Banten yang memikat. Temukan kearifan lokal yang tersembunyi dalam lembaran-lembaran beraksara Arab dan Jawa.

Kumpulan Doa: Kidung Para Nabi dari Pangalengan

Temukan keindahan spiritualitas dalam manuskrip Kumpulan Doa, sebuah warisan budaya dari Pangalengan, Bandung. Naskah ini menghadirkan doa-doa yang dianggap sebagai kidung para nabi, dilengkapi dengan penjelasan khasiatnya. Selain itu, di dalamnya juga diuraikan tentang sifat-sifat Allah yang dua puluh. Mari selami lebih dalam isi dan detail manuskrip ini.