Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Anbiya

Wawacan Anbiya: Kisah Para Nabi dalam Untaian Puisi Sunda

Wawacan Anbiya membawa kita dalam perjalanan spiritual melalui kisah para nabi, dimulai dari Nabi Adam dan Hawa yang diturunkan ke bumi, hingga Nabi Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman. Manuskrip ini juga mengisahkan para sahabat dan keturunan Nabi yang menjadi penyebar agama Islam ke seluruh dunia. Naskah ini ditulis dalam bentuk puisi wawacan berbahasa Sunda menggunakan aksara Pegon, terdiri dari 76 halaman dengan 54 halaman berisi tulisan, 15 halaman kosong, dan 7 halaman bergambar. Gambar-gambar tersebut meliputi rumah, pohon, keramik, dedaunan, neraca, ular, dan bunga-bungaan. Manuskrip ini disalin oleh Madra’i pada tahun 1941 di Soreang, Bandung. Naskah ini berasal dari Bapak Sumitahari dari Kp. Pasiroray, Desa Panyirapan, Kec. Soreang, Kab. Bandung dan saat ini tersimpan di EFEO Bandung. Kondisi fisik naskah secara umum masih baik meskipun kertas tampak kekuningan dan penjilidannya kendor.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Wawacan Surya Kombara dan Wawacan Jakah: Kisah Raja dan Rakyat Jelata dalam Tembang Sunda

Temukan pesona dua karya sastra Sunda klasik, Wawacan Surya Kombara dan Wawacan Jakah, yang tersimpan rapi dalam koleksi Snouck Hurgronje. Naskah ini menghadirkan kisah epik raja dari Buldansah dan cerita rakyat tentang seorang pemuda cerdik yang menjadi raja. Mari selami nilai-nilai budaya dan sejarah yang terukir dalam tembang-tembang indah ini.

Wawacan Bermana Sakti: Kisah Kepahlawanan dari Tanah Sunda

Manuskrip Wawacan Bermana Sakti membawa kita ke dalam kisah kepahlawanan seorang tokoh bernama Bermana Sakti. Ditulis dalam bahasa Sunda dengan aksara Pegon, naskah ini berbentuk puisi wawacan yang terdiri dari 90 halaman. Mari selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Nub Riwayat Nabi Yusuf: Kisah Putra Nabi Yakub dalam Untaian Sunda

Manuskrip ini mengisahkan perjalanan hidup Nabi Yusuf, putra Nabi Yakub, dalam bentuk puisi dan cerita berbahasa Sunda. Ditulis dengan aksara Arab di atas kertas Eropa, naskah ini menawarkan perspektif lokal terhadap kisah klasik yang penuh hikmah. Simak narasi lengkap mengenai asal-usul, kondisi fisik, dan isi naskah yang memikat ini.

Menelusuri Jejak Galuh: Narasi Epik dalam Babad Galuh

Babad Galuh adalah sebuah manuskrip kuno yang mengisahkan sejarah dan silsilah kerajaan Galuh, mengungkap tokoh-tokoh penting dan peristiwa-peristiwa yang membentuk peradaban di wilayah tersebut. Manuskrip ini ditulis dalam Bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, menawarkan jendela unik ke dalam budaya dan sejarah masa lalu. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah ini.

Keagungan Siti Fatimah dalam Manuskrip 'Sahadat Fatimah': Jejak Sejarah Cianjur

Manuskrip 'Sahadat Fatimah' adalah sebuah dokumen ringkas yang mengagungkan Siti Fatimah, putri Nabi Muhammad SAW. Ditulis dalam bahasa Sunda dan Jawa dengan aksara Pegon, naskah ini memberikan pernyataan tentang kemuliaan Siti Fatimah. Mari selami lebih dalam tentang asal-usul dan isinya.

Suluk Gandasari: Kisah Persaudaraan dalam Mencari Hakikat Keislaman

Telusuri warisan sastra Sunda melalui manuskrip Suluk Gandasari, sebuah karya puisi wawacan yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengupas tuntas ajaran agama Islam melalui dialog antara dua saudara, Ki Ganda dan Ki Sari. Mereka berbagi pengalaman dalam memahami dzat, sifat, asma, iman, dan tauhid, menggunakan alam sekitar sebagai simbol.

Wawacan Paras Nabi: Kisah Kehidupan Nabi Muhammad dalam Pupuh Sunda

Manuskrip Wawacan Paras Nabi adalah khazanah sastra Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini memuat kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW, mulai dari kedatangan Malaikat Jibril hingga saat-saat terakhirnya. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan, naskah ini menawarkan perspektif budaya Sunda dalam mengagumi sosok Nabi Muhammad.

Wawacan Samaun: Kisah Kepahlawanan Islam dari Tanah Sunda

Manuskrip ini mengisahkan Samaun, seorang pahlawan Islam yang lahir di Mekah dan menunjukkan kesaktian sejak lahir. Ia memimpin pasukan Muslim melawan musuh-musuh Nabi Muhammad, termasuk Raja Kiswan dan Raja Kobti. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda dengan aksara Pegon dan berbentuk puisi wawacan.