Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Sahadat Fatimah

Keagungan Siti Fatimah dalam Manuskrip 'Sahadat Fatimah': Jejak Sejarah Cianjur

Naskah 'Sahadat Fatimah' berisi pernyataan tentang kemuliaan Siti Fatimah sebagai istri yang terpandang. Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Sunda dan Jawa menggunakan aksara Pegon. Naskah ini terdiri dari 2 halaman berbentuk prosa yang ditulis di atas kertas dan merupakan lembaran lepas. Ukuran halamannya adalah 15,5 x 11 cm, dengan ukuran tulisan 13 x 10 cm. Naskah ini merupakan bagian dari jilid 1 dari 1, menggunakan alas naskah buatan pabrik dalam negeri. Penomoran halaman ada, dan tinta yang digunakan berwarna hitam dengan kondisi tulisan yang masih kontras. Kondisi fisik kertas tampak menguning. Naskah ini disalin pada tahun 1925 di Cianjur. Asal naskah ini dari Bapak Endang yang berasal dari Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Saat ini, naskah tersebut disimpan di EFEO Bandung. Judul naskah diambil dari bunyi awal teks yaitu 'ashhadu sahadat patimah binti muhamad...' (h.l). Bagian akhir teks berbunyi 'ashhadu anla wuwuh ka alloh la illaha UIahu muhammad rasulullah' (h.2). Naskah ini diduga merupakan bagian dari kumpulan teks yang lebih lengkap.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Jejak Abdul Muhyi: Sejarah dan Silsilah dari Karang Pamijahan

Manuskrip ini mengungkap sejarah dan silsilah Abdul Muhyi dari Karang, Sapar Wadi, Pamijahan, melalui berbagai catatan dan salinan. Naskah ini menyimpan informasi berharga mengenai tokoh tersebut dan tradisi lisan yang berkembang di kalangan pengikutnya. Mari selami lebih dalam isi dan asal-usul manuskrip ini.

Wawacan Banten Girang: Kisah Permaisuri, Ekspedisi Militer, dan Dominasi di Tanah Seberang

Wawacan Banten Girang mengisahkan mimpi seorang permaisuri yang menjadi kenyataan. Demi menghindari "bala" dari negeri seberang, Raja Baujaya mengirim ekspedisi militer ke Lampung. Peperangan pun tak terhindarkan, menandai babak baru dominasi Banten Girang.

Wawacan Paras Adam: Kisah Tasawuf dalam Syair Sunda

Manuskrip Wawacan Paras Adam adalah sebuah karya sastra Sunda berbentuk puisi wawacan yang berisi uraian ajaran tasawuf. Naskah ini membahas konsep-konsep penting seperti syariat, tarekat, hakikat, makrifat, dan lainnya melalui simbol-simbol tertentu. Mari kita selami lebih dalam mengenai naskah ini.

Kisah Cinta dan Perang: Wawacan Ahmad Muhamad dari Koleksi Snouck Hurgronje

Telusuri kisah epik Wawacan Ahmad Muhamad, sebuah manuskrip Sunda yang berasal dari koleksi Snouck Hurgronje. Naskah ini berisi cerita berbentuk puisi (tembang) tentang cinta, dendam, dan peperangan di tanah Mesir. Sebuah karya sastra yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

Menelusuri Jejak Leluhur: Kisah Silsilah Galuh dari Ciamis

Telusuri sejarah panjang Galuh, Panjalu, dan Talaga melalui naskah kuno "Silsilah Galuh". Manuskrip berbahasa Sunda ini mengungkap silsilah para nabi dan raja-raja tanah Sunda, dimulai dari Nabi Adam hingga leluhur Galuh, Kawasen, Utama, Kawali, dan Ciamis. Mari kita selami lebih dalam isi dan rincian metadata naskah yang menarik ini.

Menelusuri Jejak Pustaka Raja Purwa dan Serat Mintaraga: Warisan Naskah Kuno dari Cirebon

Naskah kuno Pustaka Raja Purwa dan Serat Mintaraga membawa kita dalam perjalanan waktu ke masa lampau Pulau Jawa. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, naskah ini mengungkap kisah-kisah mitologis dan sejarah yang kaya. Mari kita selami lebih dalam isi dan detail menarik dari manuskrip ini.

Elmu Hakekat Kabatinan: Mengungkap Tasawuf dalam Manuskrip Sunda Abad ke-19

Telusuri ajaran tasawuf yang terkandung dalam manuskrip Sunda berjudul "Elmu Hakekat Kabatinan". Naskah abad ke-19 ini menguraikan pemahaman tentang hakekat ketuhanan dan Nur Muhammad, dikaitkan dengan unsur-unsur tubuh manusia berdasarkan rukun Islam dan rukun Iman.

Menelusuri Hikayat Kanjeng Nabi Muhammad SAW: Kisah Masa Lalu dalam Lembaran Wawacan Sunda

Temukan jejak sejarah dan spiritualitas dalam manuskrip kuno 'Hikayat Kanjeng Nabi Muhammad SAW'. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Arab, menghadirkan kisah Nabi Muhammad SAW dalam bentuk puisi wawacan yang memikat. Sebuah warisan berharga yang menyimpan cerita masa lalu dan nilai-nilai luhur.