Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Abunawas

Wawacan Abunawas: Kisah Cerdik dari Baghdad dalam Gubahan Sunda

Wawacan Abunawas adalah manuskrip puisi berbahasa Sunda beraksara Latin yang berisi kisah Abunawas, seorang tokoh cerdik di Baghdad. Naskah ini terdiri dari 193 halaman dan ditulis dalam bentuk wawacan, sebuah bentuk puisi tradisional Sunda. Manuskrip ini ditulis pada tahun 1336 Hijriah atau 23 Juni 1918 di Cikalong Bandung, kemudian disalin pada tahun 1964 di Bandung. Naskah ini menceritakan tentang Abunawas yang digambarkan sebagai seorang pandir, padahal ia adalah putra penghulu kepercayaan di istana Baghdad yang diperintah oleh Harun al Rasyid. Ia sering dimintai bantuan oleh raja karena kecerdikannya, dan selalu berhasil mengelak dari hukuman. Abunawas juga dikenal karena perhatiannya terhadap kaum miskin dan keberhasilannya dalam menundukkan orang kaya yang licik. Naskah ini terdiri dari 30 pupuh dan merupakan hasil transliterasi dari teks beraksara Pegon. Manuskrip ini disimpan di EFEO Bandung dan berasal dari Encum, seorang warga Kp. Buahpiit, Désa dan Kecamatan Cikalong, Kabupaten Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Untaian Nasihat Pernikahan dalam Manuskrip Sawer Panganten

Temukan nasihat pernikahan dalam manuskrip kuno Sawer Panganten! Manuskrip berbahasa Sunda beraksara Pegon ini berisi syair dan wawangsalan yang penuh makna. Tersimpan di EFEO Bandung, naskah ini memberikan gambaran tentang tradisi pernikahan di Pangalengan, Bandung pada abad ke-19.

Suryakanta: Kisah Putra Suryaningrat dalam Wawacan Beraksara Pegon

Telusuri kisah epik Suryakanta, putra Suryaningrat, melalui manuskrip kuno "Suryakanta". Naskah berbentuk puisi wawacan ini ditulis dalam aksara Pegon dan berbahasa Sufida. Simak lika-liku kehidupannya, intrik di antara istri-istri Suryaningrat, hingga pertemuannya kembali dengan sang ibu setelah diculik raksasa.

Primbon Sunda: Petunjuk Bertani dan Ramalan dari Sukabumi

Temukan kearifan lokal dalam manuskrip Primbon berbahasa Sunda. Naskah kuno ini mengungkap tata cara perhitungan tradisional untuk bercocok tanam yang tepat, serta petunjuk untuk berbagai kegiatan agar mendapatkan hasil yang optimal. Warisan budaya dari Sukabumi ini menyimpan pengetahuan berharga tentang pertanian dan kehidupan.

Menelusuri Hikayat Kanjeng Nabi Muhammad SAW: Kisah Masa Lalu dalam Lembaran Wawacan Sunda

Temukan jejak sejarah dan spiritualitas dalam manuskrip kuno 'Hikayat Kanjeng Nabi Muhammad SAW'. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Arab, menghadirkan kisah Nabi Muhammad SAW dalam bentuk puisi wawacan yang memikat. Sebuah warisan berharga yang menyimpan cerita masa lalu dan nilai-nilai luhur.

Babad Bojonagara: Kisah Heroik dari Tanah Sunda

Manuskrip Babad Bojonagara mengisahkan tentang intrik kerajaan, peperangan, dan cinta di tanah Sunda. Ditulis dalam bentuk puisi wawacan dengan aksara Pegon, naskah ini membawa kita ke dalam dunia Raja Alim Dalem Gordah dari Bojonagara dan perjuangan putrinya, Dewi Bandungsari. Mari selami lebih dalam kisah epik ini dan temukan detail menarik yang tersembunyi di balik lembaran kertas kuno.

Kekuatan Doa dan Mantra: Warisan Naskah Sunda dari Bandung

Temukan khazanah spiritual dalam naskah kuno "Kumpulan Doa dan Mantra" yang berasal dari Bandung. Manuskrip ini menghimpun doa-doa penting, seperti doa keutamaan hidup dan doa Siti Jubaedah, serta mantra-mantra yang penuh makna. Mari selami lebih dalam isi dan latar belakang naskah berharga ini.

Tuntunan Shalat: Panduan Ibadah Berbahasa Arab dan Sunda dari Bandung

Temukan manuskrip kuno "Tuntunan Shalat", sebuah panduan ibadah yang ditulis dalam bahasa Arab dan Sunda. Naskah ini memberikan petunjuk lengkap tentang tata cara berwudhu, syarat sah shalat, bacaan doa setelah shalat, dan wiridan. Mari selami lebih dalam isi dan detail fisik manuskrip ini.

Menjelajahi Kedalaman Spiritual: Suluk-Suluk Dari Cirebon

Temukan kebijaksanaan kuno yang tersembunyi dalam manuskrip "Suluk-Suluk Dari Cirebon". Naskah ini menyimpan untaian puisi mistis yang mendidik, hasil karya Pangeran Arya Cirebon dan Sultan Cirebon pada sekitar tahun 1800. Mari selami ajaran tentang Seh Gawaran dan Raga Balilu, yang terangkum dalam gaya puitis yang memukau.