Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Ajaran Islam

Menjelajahi Ajaran Islam dan Silsilah dalam Manuskrip Kuningan Abad 19-20

Manuskrip ini berisi beragam ajaran Islam, meliputi fikih, ilmu saraf, patarekan, ilmu tajwid, wawacan, sajarah, mantra-mantra, silsilah, hingga adab tingkah laku. Naskah ini juga menyertakan Sajarah Fatimah Binti Rasulullah, Syahadat Ratu Galuh, dan Doa Arwah. Ditulis dalam bahasa campuran Jawa dan Arab menggunakan aksara Pegon-Arab, manuskrip ini terdiri dari 368 halaman dluwang. Ukuran halamannya 29 x 20 cm dengan area tulisan 27 x 18 cm. Manuskrip ini merupakan bagian dari satu jilid utuh dengan alas naskah berupa dluwang buatan lokal. Penomoran halaman ada, meski tinta hitamnya sebagian sudah memudar. Keadaan fisik kertas dluwang sudah kusam dan kecoklatan dengan bercak hitam karena usia dan kurangnya perawatan. Manuskrip ini diperkirakan berasal dari abad 19-20 di Kuningan, dan pernah dimiliki oleh O. Wiganda/A.S. Wiganda Prawira dari Kuningan Kota. Saat ini, manuskrip tersebut disimpan di EFEO Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Kosmologi Islam dalam Manuskrip Martabat Alam Tujuh dari Cirebon

Manuskrip Martabat Alam Tujuh (Patarekan) adalah sebuah naskah kuno yang memuat ajaran kosmologi Islam, sejarah para nabi, hingga kisah-kisah lokal yang menarik. Naskah ini ditulis dalam bahasa Arab dan Jawa menggunakan aksara Pegon, memberikan wawasan unik tentang perpaduan budaya dan kepercayaan pada masanya. Disimpan di Keraton Kasepuhan Cirebon, manuskrip ini menjadi saksi bisu kekayaan intelektual dan spiritual masyarakat Cirebon di masa lampau.

Wawacan Pangantén Tujuh: Kisah Istri-Istri Ideal Para Nabi

Telusuri kisah inspiratif dalam Wawacan Pangantén Tujuh, sebuah manuskrip puisi Sunda yang mempesona. Naskah ini mengisahkan tujuh istri para nabi, dari Hawa hingga Patimah, yang digambarkan sebagai sosok istri ideal. Sebuah karya sastra yang kaya akan nilai-nilai luhur dan sejarah.

Menelusuri Jejak Para Wali: Wawacan Sejarah Wali dari Cirebon

Naskah kuno Sejarah Wali ini mengungkap kisah legitimasi Wali Sanga, tokoh-tokoh penyebar agama Islam di Nusantara, khususnya Sunan Gunung Jati. Dalam bentuk puisi wawacan, naskah ini diperkirakan memiliki keterkaitan erat dengan Babad Cirebon. Sebuah warisan berharga dari Keraton Kasepuhan Cirebon yang kini tersimpan di EFEO Bandung.

Tulak Bala: Penangkal Bahaya dari Bandung Abad ke-20

Manuskrip Tulak Bala ini merupakan lembaran lepas yang berfungsi sebagai penolak bahaya, dibuat untuk diletakkan di atas pintu masuk rumah. Berasal dari Bandung awal abad ke-20, naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab menggunakan aksara Pegon dan Arab. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai naskah unik ini.

Lalakon Natakusumah: Kisah Heroik dari Tanah Sunda

Temukan kisah kepahlawanan Natakusumah dalam manuskrip Sunda kuno. Beraksara Pegon dan ditulis dalam bentuk puisi wawacan, naskah ini memuat lebih dari 250 halaman yang mengisahkan perjalanan hidup seorang pemuda hingga menjadi raja. Mari selami detail dan latar belakang manuskrip yang kaya akan nilai budaya.

Pepeling Kabar Kiyamat: Kisah Akhir Zaman dalam Manuskrip Sunda

Telusuri naskah kuno Pepeling Kabar Kiyamat, sebuah karya prosa berbahasa Sunda beraksara Pegon yang memaparkan tentang tauhid dan hari akhir. Manuskrip ini mengajak umat manusia untuk bertakwa kepada Allah dan meneladani para nabi agar kelak mendapat tempat di surga. Di dalamnya, digambarkan kejadian-kejadian dahsyat di luar nalar manusia.

Kisah Kamandaka: Babad Pasir Luhur dan Pencarian Jati Diri

Telusuri kisah Radén Banyak Cakra dalam Babad Pasir Luhur, sebuah naskah Jawa yang memikat. Dikenal pula sebagai Carita Kamandaka Lutung Kasarung, naskah ini mengisahkan perjalanan sang pangeran mencari pasangan hidup yang sepadan, hingga membawanya ke petualangan seru di Pasir Luhur.

Untaian Doa dan Nasihat: Warisan Manuskrip dari Bandung

Temukan keindahan dan kearifan lokal dalam manuskrip 'Doa Nasihat'. Naskah kuno ini memuat untaian doa perlindungan dan nasihat bijak. Manuskrip ini menawarkan perspektif unik tentang nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat Sunda di masa lampau.