Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Risalah Mistik

Mengungkap Misteri Risalah Mistik: Sattariya, Mantra Sunda, dan Sejarah Banten

Manuskrip ini adalah sebuah risalah yang membahas berbagai aspek mistik, tarekat Sattariya, dan sejarah Banten. Naskah ini terbagi menjadi tiga bagian utama. Bagian pertama (26 halaman) berisi salinan dari Cibulu yang menguraikan mistik, konsep insan kamil, mantra Sunda, serta teks berbahasa Arab dengan penjelasan dalam bahasa Jawa. Bagian kedua (59 halaman) membahas tarekat Syattariya, asal-usul tokoh-tokoh terkemuka (Karang), pelajaran, skema, halaman berhuruf Jawa, dan silsilah Sultan Banten (fantasi), termasuk salinan untuk Dr. Snouck Hurgronje (1890). Bagian ketiga (49 halaman) menyajikan sejarah Banten dalam bentuk puisi populer, berfokus pada Pangeran Dakar (Pangeran Haji) dan Mareskalek (terkait dengan Sejarah Haji Mangsur dan cerita Murjan). Naskah ini berasal dari koleksi Snouck Hurgronje (no. 9), 1936, dan tercatat dalam Voorhoeve "Handlist of Arabic mss” (1957) sebagai naskah 7419a (2). Dengan ukuran 18 x 22 cm (teks 13 x 17 cm) dan tebal 134 halaman (12-15 baris per halaman), manuskrip ini ditulis dalam huruf Arab dan Jawa, menggunakan bahasa Arab, Jawa, dan Sunda, dalam bentuk prosa dan puisi. Saat ini, manuskrip ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Kekuatan Doa dan Mantra: Warisan Naskah Kuno dari Bandung

Temukan khazanah spiritual dalam naskah kuno "Kumpulan Doa dan Mantra". Berisi himpunan doa-doa berbahasa Arab, Jawa, dan Sunda, serta mantra-mantra yang diyakini memiliki kekuatan magis. Naskah ini menawarkan wawasan unik tentang praktik spiritual masyarakat Bandung pada abad ke-19.

Wawacan Mi'raj Nabi: Perjalanan Spiritual Rasulullah dalam Untaian Sunda

Manuskrip ini mengisahkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha, sebuah perjalanan agung yang diabadikan dalam bentuk wawacan berbahasa Sunda. Dipandu oleh Malaikat Jibril, Nabi menerima perintah shalat wajib lima waktu dari Allah SWT. Mari selami lebih dalam isi dan detail naskah kuno ini.

Mujarobat: Doa dan Primbon dari Sukabumi Abad ke-19

Temukan warisan spiritual dalam manuskrip Mujarobat, sebuah karya abad ke-19 dari Sukabumi yang memadukan ajaran Islam dengan tradisi lokal. Naskah ini berisi jampe sirep, doa tolak bala, perhitungan hari baik, hingga doa-doa untuk berbagai keperluan seperti melayat jenazah dan aqiqah. Sebuah jendela menuju praktik keagamaan masyarakat Sunda di masa lalu.

Kitab Fiqih: Warisan Ilmu Fiqih Sunda-Arab dari Cianjur

Telusuri khazanah intelektual Islam Nusantara melalui manuskrip kuno 'Kitab Fiqih'. Naskah ini, ditulis dalam bahasa Sunda-Arab dengan aksara Arab-Pegon, mengungkap ajaran fiqih klasik yang meliputi berbagai aspek kehidupan seorang Muslim. Mari kita selami lebih dalam isi dan sejarah naskah berharga ini.

Menelusuri Jejak Cahyana dan Sejarah Mataram: Catatan dari Masa Lalu

Manuskrip ini mengungkap catatan penting tentang tokoh Cahyana dan sejarah Mataram. Berasal dari koleksi Sn. Hurgronje tahun 1901 dan 1936, naskah ini memberikan wawasan unik tentang tokoh-tokoh penting dan peristiwa bersejarah di wilayah tersebut.

Menelusuri Bab Shalat: Warisan Manuskrip Sunda Abad ke-19

Temukan warisan intelektual Islam Sunda melalui manuskrip "Bab Shalat". Naskah abad ke-19 ini, ditulis dalam aksara Pegon, mengungkap detail tata cara shalat, bersuci (mutharah), dan ibadah. Meski tak utuh, manuskrip ini menawarkan wawasan berharga tentang praktik keagamaan di Sukabumi.

Wawacan Munding Liman: Kisah Perjalanan Mencari Pusaka di Tanah Sunda

Telusuri kisah epik Raden Patih Munding Liman dan Raden Mantri Munding Wangi dalam mengemban titah raja. Mereka menjelajah negeri mencari gajah putih, banteng kembar, dan pusaka sakti. Pertemuan dengan putri Sunten Keling membawa mereka ke negeri Cina, membuka petualangan mendebarkan.

Kisah Andana-Andini: Cinta, Ilmu, dan Kutukan di Majapahit

Manuskrip kuno ini mengisahkan drama rumah tangga Lembu Andana, penjaga taman Majapahit, dan istrinya, Andini, yang mendambakan keturunan. Konflik keinginan memiliki anak dan nasihat bijak tentang mencari ilmu berujung pada perceraian dan perubahan wujud yang tragis.