Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Pustaka Rajya-rajya

Menelusuri Jejak Nusantara: Narasi Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara

Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara adalah sebuah manuskrip prosa berbahasa Jawa Cirebon beraksara Cacarakan yang mengisahkan sejarah Nusantara. Inti kisah dalam naskah ini, yang tertulis pada halaman 21-233, dimulai dengan gambaran kehidupan manusia purba yang masih sederhana. Naskah ini juga menerangkan turunan tokoh-tokoh, seperti Sek Sayid Abdulmalik hingga Seh Datuk Pardun. Manuskrip setebal 234 halaman ini ditulis di Cirebon pada tahun 1678 oleh Pangeran Wangsakerta dan para Sultan sebagai pemrakarsa. Naskah ini memiliki ukuran sampul 37 x 28,5 cm dan ukuran halaman 37 x 28 cm dengan ukuran tulisan 27 x 18 cm. Naskah ini dijilid dengan alas kertas tradisional dan sampul tebal terbungkus kain belacu. Penomoran halaman menggunakan angka Cacarakan 1-234 yang ditulis di margin atas bagian tengah. Tinta yang digunakan berwarna hitam, dan tulisan masih terbaca jelas dalam bingkai garis ganda. Kondisi fisik naskah masih baik dan terpelihara, meskipun kertasnya kusam kecoklatan dan terdapat beberapa lembar yang robek dan ditempeli isolatif bening. Saat ini, manuskrip Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara tersimpan di Museum Negeri Jawa Barat “Sri Baduga”.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Wawacan Ngaji Salira: Kisah Suluk dari Bandung Abad ke-20

Telusuri kearifan lokal Sunda melalui manuskrip Cerita Suluk, sebuah Wawacan bertuliskan aksara Pegon yang memikat. Naskah ini mengantarkan pembaca pada pemahaman ajaran tasawuf melalui kisah sastra yang kaya akan simbolisme. Mari selami lebih dalam isi dan rincian metadata naskah yang berasal dari Bandung ini.

Kumpulan Doa: Kidung Para Nabi dari Pangalengan

Temukan keindahan spiritualitas dalam manuskrip Kumpulan Doa, sebuah warisan budaya dari Pangalengan, Bandung. Naskah ini menghadirkan doa-doa yang dianggap sebagai kidung para nabi, dilengkapi dengan penjelasan khasiatnya. Selain itu, di dalamnya juga diuraikan tentang sifat-sifat Allah yang dua puluh. Mari selami lebih dalam isi dan detail manuskrip ini.

Primbon: Ramalan, Jimat, dan Doa dari Pasar Loak Bandung

Temukan Primbon kuno yang sarat dengan ramalan nasib, jimat, doa-doa, dan mantra. Naskah ini menawarkan wawasan unik ke dalam kepercayaan dan praktik spiritual masyarakat Sunda, Jawa, dan Melayu pada akhir abad ke-19. Didapatkan dari pasar loak Suniaraja, Bandung, Primbon ini menyimpan cerita dan kearifan masa lalu.

Menelusuri Perjanjian dengan Kompeni: Jejak Sejarah dan Ajaran dalam Manuskrip Cirebon

Manuskrip kuno ini membuka tabir sejarah dan spiritualitas Cirebon. Terdiri dari empat teks yang berbeda, naskah ini mengungkap perjanjian dengan Kompeni, silsilah para sultan, ajaran Islam, hingga kisah-kisah dari negeri Mesir. Mari selami lebih dalam isi dan rincian metadata yang terkandung di dalamnya.

Carita Suluk Panembahan Nirmala: Kisah Tasawuf dan Ajaran Keimanan dari Cirebon

Telusuri manuskrip kuno Carita Suluk Panembahan Nirmala, sebuah karya sastra yang kaya akan ajaran tasawuf dan nilai-nilai keimanan. Naskah ini menghadirkan cerita suluk yang memikat, diselingi doa-doa dan mantra-mantra yang sarat makna. Mari selami lebih dalam warisan budaya Cirebon yang berharga ini, yang ditulis pada tahun 1829.

Kitab Bayanullah: Suluk Tasawuf dari Pangalengan

Telusuri ajaran tasawuf dalam Kitab Bayanullah, sebuah manuskrip prosa berbahasa Sunda-Jawa-Arab. Naskah ini menguraikan masalah ketuhanan melalui suluk atau perlambangan, berdasarkan pemahaman rukun Islam yang ditempuh melalui jalan sare'at, tarekat, hakekat, dan marifat. Dijabarkan pula anggota tubuh manusia dan benda alam sebagai sifat-sifatnya.

Menjelajahi Pelajaran Tasawuf dalam Manuskrip Sunda Abad ke-20

Temukan intisari ajaran tasawuf yang tertuang dalam manuskrip kuno berbahasa Sunda. Naskah ini, ditulis dalam aksara Pegon, menawarkan pemahaman mendalam tentang praktik keislaman yang berorientasi pada pencapaian keyakinan yang mantap melalui rukun Islam dan rukun Iman. Sebuah warisan berharga yang mengajak kita menyelami kearifan lokal.

Lokayanti: Kisah Raja Kafir dan Cinta Terlarang di Tanah Sunda

Telusuri kisah epik Lokayanti, seorang raja kafir yang menentang Islam dalam manuskrip Sunda kuno ini. Diwarnai intrik, cinta terlarang, dan pengorbanan, naskah ini menawarkan jendela ke masa lalu Ciamis, Jawa Barat. Mari selami detail dan pesona Wawacan Lokayanti.