Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Mangle Arum

Kisah Dipati Ukur dalam Manuskrip Mangle Arum: Pemberontakan dan Pelarian

Manuskrip Mangle Arum berisi cerita prosa berbahasa Sunda yang berkisah tentang Dipati Ukur. Tokoh ini berasal dari Jambukarang, Banyumas, dan diasingkan ke Ukur oleh Sutawijaya, raja Mataram. Di Ukur, ia dipungut mantu oleh bupati setempat dan kemudian menggantikannya sebagai bupati. Karena merasa berkuasa, Dipati Ukur dianggap berontak terhadap Mataram setelah menghukum mati utusan Mataram yang mengganggu rakyatnya. Meskipun sempat ditawan, Dipati Ukur berhasil diselamatkan oleh Pangeran Arya Salingsingan dari Talaga di tengah perjalanan menuju Mataram. Manuskrip ini berukuran 34 x 21 cm, ditulis dalam huruf Latin, dan tersimpan di Perpustakaan Kirtya, Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Khasiat Surat Al-Quran: Manuskrip Faedah Beberapa dari Cirebon

Temukan khasiat tersembunyi dalam surat-surat Al-Quran melalui manuskrip kuno "Faedah Beberapa". Naskah abad ke-19 dari Cirebon ini mengungkap uraian mendalam, dilengkapi pengantar berbahasa Melayu, dimulai dari surat Al-Imron. Diagram lingkaran di dalamnya memberikan perspektif unik tentang sifat muslim ideal dan konsep tarekat.

Menelusuri Jejak Islam di Cirebon: Kisah Babad dalam Wawacan Sunda

Telusuri kisah penyebaran agama Islam di Cirebon melalui manuskrip Babad Cirebon. Naskah berbahasa Sunda ini mengisahkan peran penting Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) dan keterkaitannya dengan tokoh-tokoh penting seperti Prabu Siliwangi.

Jejak Mistik dan Silsilah: Narasi dalam Catatan Sejarah dan Silsilah

Telusuri lembaran sejarah yang memadukan mistisisme dan genealogi dalam manuskrip "Catatan Sejarah dan Silsilah". Naskah ini mengungkap perjalanan spiritual, silsilah tokoh penting, hingga praktik mistik yang berkembang di Jawa Barat. Sebuah jendela ke dunia esoteris masa lalu yang tersimpan rapi di Perpustakaan Universitas Leiden.

Bunga Rampai: Untaian Bahasa dan Kisah dari Tanah Sunda dan Jawa

Temukan keindahan dan keragaman khazanah intelektual Sunda dan Jawa dalam manuskrip "Bunga Rampai". Naskah ini menghimpun berbagai teks menarik, mulai dari babad (sejarah), cerita pantun, hingga suluk (ajaran tasawuf). Sebuah jendela menuju kekayaan budaya dan bahasa masa lalu.

Wawacan Suryaningrat: Kisah Heroik dari Banjaran Bandung

Telusuri kisah kepahlawanan dan intrik kekuasaan dalam Wawacan Suryaningrat, sebuah manuskrip Sunda yang ditulis dalam aksara Pegon. Naskah ini mengisahkan pertempuran sengit antara kerajaan-kerajaan di negeri Erum dan Tanjungbiru, berfokus pada tokoh Raja Madayin Suryakanta dan Jaka Umbara. Simak narasi lengkapnya!

Menelusuri Jejak Leluhur: Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon dalam Untaian Silsilah

Manuskrip "Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon" adalah khazanah pengetahuan yang mengungkap silsilah panjang para penguasa dan tokoh penting di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon menggunakan aksara Pegon dan Cacarakan, naskah ini tidak hanya menyajikan urutan nama, tetapi juga menyingkap pemahaman mendalam tentang hakikat Illahi dan ajaran tarekat.

Menelusuri Jejak Sejarah Babad Galuh: Kisah Kerajaan Sunda di Cirebon

Manuskrip Babad Galuh, ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, mengungkap narasi sejarah kerajaan Sunda. Berpusat pada tokoh Ciungwanara dan Aryang Banga, naskah ini memberikan wawasan tentang pembagian wilayah kerajaan dan dinamika kekuasaan di masa lalu. Temukan lebih dalam mengenai asal-usul dan kondisi fisik naskah kuno ini.

Menelusuri Akar: Silsilah Luhur Sumedang dalam Untaian Sejarah

Jejak leluhur Sumedang melalui diagram silsilah yang mengungkap hubungan antara Galuh, Pakuan Pajajaran, hingga kerajaan-kerajaan besar seperti Singhasari dan Majapahit. Manuskrip ini membuka tabir sejarah dan koneksi wilayah Priangan, Cirebon, Banten, dan lainnya. Sebuah warisan berharga yang menyimpan kisah masa lalu.