Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Mujarobat

Mujarobat: Resep Pengobatan Tradisional dan Ajaran Tasawuf dari Bandung Abad ke-19

Manuskrip berjudul MUJAROBAT ini berisi tentang pengobatan penyakit akibat perbuatan orang lain (guna-guna) secara tradisional, cerita suluk yang berisi ajaran tasawuf, serta perhitungan perjodohan dan lainnya. Naskah ini ditulis dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Arab, menggunakan aksara Arab dan Pegon. Fisiknya terdiri dari 43 halaman kertas buatan lokal berukuran 16,5 x 10 cm, dengan area tulisan 14 x 8 cm. Ditulis menggunakan tinta biru yang sayangnya kurang kontras. Meskipun kertasnya tampak kekuning-kuningan dan penjilidannya longgar, kondisi teks secara keseluruhan masih utuh. Manuskrip ini diperkirakan berasal dari abad ke-19, ditulis di daerah Bandung. Naskah ini berasal dari Bapak Endjum, yang tinggal di Batukarut, Kec. Pameungpeuk, Kab. Bandung, dan kini disimpan di EFEO Bandung. Teks diawali dengan kalimat 'punika tatamba mutah getih sarate godng tanjung bawang abang binenem awes palasari uyah ...' (h. 1) dan diakhiri dengan '... wa alihi athar waashhabihi wa'adda ni’amihi wa afalihi ahyar' (h. 43).

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Manuskrip Lainnya


Kumpulan Doa: Untaian Shalawat dari Cianjur Tahun 1910

Temukan keindahan spiritualitas dalam naskah kuno 'Kumpulan Doa', sebuah warisan berharga dari Cianjur, Jawa Barat, yang disalin pada tahun 1910. Naskah ini menghimpun doa-doa yang biasa dilantunkan setelah shalat, termasuk doa Puteri Bumi, Puter Galing, serta doa sebelum dan sesudah tidur.

Parukunan: Tuntunan Shalat Fardu Beraksara Pegon dari Banjaran

Temukan manuskrip kuno Parukunan, sebuah panduan shalat fardu berbahasa Sunda dan Arab yang ditulis dalam aksara Pegon. Manuskrip ini menawarkan wawasan tentang praktik keagamaan dan spiritualitas masyarakat Banjaran, Bandung pada abad ke-19.

Menjelajahi Waruga Jagat dan Sarsila Sayang: Kosmogoni Sunda dalam Genggaman

Temukan lembaran sejarah dan kosmologi Sunda kuno dalam manuskrip Waruga Jagat dan Sarsila Sayang. Naskah ini membawa kita dalam perjalanan spiritual dari Nabi Adam hingga ramalan Ajar dari Gunung Padang. Sebuah warisan intelektual yang tersimpan rapi di Perpustakaan Universitas Leiden.

Menjelajahi Khazanah Khutbah Jumat dalam Manuskrip Sunda-Arab Abad ke-20

Manuskrip kuno ini menghadirkan kombinasi unik antara khutbah Jumat, doa-doa magis, dan pelajaran agama Islam. Ditulis dalam bahasa Sunda dan Arab dengan aksara Pegon, naskah ini memberikan gambaran sekilas tentang praktik keagamaan dan intelektual masyarakat Pangalengan, Bandung, pada abad ke-20.

Mengungkap Hakekat Ilmu Rasa: Manuskrip Tasawuf Abad ke-19 dari Bandung

Telusuri ajaran tasawuf dalam manuskrip kuno 'Hakekat Ilmu Rasa'. Naskah abad ke-19 ini, ditulis dalam bahasa Sunda dan Jawa menggunakan aksara Pegon, mengungkap tata cara memahami eksistensi Dzat Allah dan Nur Muhammad melalui rukun Islam dan rukun Iman.

Menelusuri Jejak Tarekat Satariyah: Silsilah dan Ajaran dari Cirebon Abad ke-18

Manuskrip ini mengungkap seluk-beluk Tarekat Satariyah, sebuah aliran spiritual dalam Islam. Naskah ini menguraikan silsilah para tokoh penting dalam tarekat ini, mulai dari pencetus hingga Kyai Bagus Aliyaman. Lebih dari itu, manuskrip ini juga membahas sistematika pemahaman agama Islam, seperti syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat.

Wawacan Nabi Paras: Kisah Perjalanan Hidup Nabi Muhammad Saw

Telusuri kisah inspiratif perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dalam manuskrip kuno "Wawacan Nabi Paras". Naskah berbahasa Sunda beraksara Pegon ini mengungkap momen-momen penting dalam kehidupan Nabi, termasuk kunjungan Malaikat Jibril dan wasiat terakhir beliau. Mari kita selami kearifan lokal melalui karya sastra klasik ini.

Untaian Doa: Warisan Spiritual dari Bandung Abad ke-20

Temukan pesona naskah kuno 'Kumpulan Doa', sebuah warisan spiritual dari Bandung abad ke-20. Naskah ini menghadirkan doa-doa, ayat suci Al-Quran, salawat, dan dzikir sebagai hadiah bagi Nabi Muhammad SAW dan tokoh-tokoh suci lainnya. Simak kisah lengkap dan detail manuskrip ini!