Kabar Naskah

Menampilkan informasi manuskrip di Jawa Barat.

Jaka Tulamu

Kisah Jaka Tulamu: Dari Kera Jadi Raja

Kisah ini berpusat pada Jaka Tulamu dan istrinya, Jalisah, yang dikaruniai dua anak kera. Karena suatu hal, kedua kera tersebut dibuang ke sungai dan diselamatkan oleh seekor buaya. Ajaibnya, mereka kemudian berubah wujud menjadi manusia. Si kera jantan menjelma menjadi Bangsawita, sementara yang betina menjadi Astawangi. Bangsawita kemudian menjadi pahlawan dengan membunuh garuda perusak negara Prestana. Ia menikahi putri Cewiri dan menjadi raja di sana. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengalahkan patih Durbali yang dahulu membunuh Bangsawali. Pada akhirnya, Bangsawita dan Astawangi kembali ke pelukan orang tua mereka, dan Jaka Tulamu diangkat menjadi demang. Manuskrip "CARITAAN KI JAKA TULAMU" ini berasal dari NBG, terdiri dari 41 halaman, ditulis dalam huruf Jawa, dan berbahasa Sunda. Bentuknya berupa puisi. Naskah ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.

Sumber: Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran.

Manuskrip Lainnya


Menjelajahi Wawacan Ngaji Salira: Kisah Suluk dari Bandung Abad ke-20

Telusuri kearifan lokal Sunda melalui manuskrip Cerita Suluk, sebuah Wawacan bertuliskan aksara Pegon yang memikat. Naskah ini mengantarkan pembaca pada pemahaman ajaran tasawuf melalui kisah sastra yang kaya akan simbolisme. Mari selami lebih dalam isi dan rincian metadata naskah yang berasal dari Bandung ini.

Menjelajahi Pelajaran Agama Islam: Naskah Tarekat dari Garut

Temukan intisari ajaran Islam dalam manuskrip kuno "Pelajaran Agama Islam". Naskah ini membahas mendalam tentang tasawuf, meliputi syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat. Simak uraian tentang makrifat bismillah, shalat sejati, doa Fatimah, hingga ilmu hakikat Allah yang diamalkan oleh para nabi, sahabat, wali, ulama, dan kaum muslimin.

Raden Husen: Kisah Cinta Putri dan Tukang Sampah dari Cirebon

Temukan kisah tak terduga dalam manuskrip Raden Husen, sebuah prosa berbahasa Sunda yang ditulis pada tahun 1867. Manuskrip ini menceritakan tentang Siti Murtiyamah, seorang putri yang ditakdirkan untuk menikah dengan seorang tukang sampah dari Cirebon. Akankah takdir cinta membawanya pada kebahagiaan atau justru malapetaka?

Menjelajahi Nagara Kretabhumi: Kisah dari Cirebon Abad ke-17

Naskah Nagara Kretabhumi, yang ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon dengan aksara Cacarakan, membawa kita pada perjalanan sejarah dan budaya. Ditulis pada dluwang, naskah ini berisi kisah tentang asal-usul berbagai kerajaan di Nusantara, lengkap dengan deskripsi tentang masyarakat dan peristiwa penting. Mari selami lebih dalam isi dan keunikan naskah ini.

Kisah Unik Dayang Sumbi: Legenda Sunda yang Penuh Kejutan

Manuskrip "Cerita Legenda" mengungkap kisah Dayang Sumbi yang tak biasa. Mulai dari kelahiran sang putri akibat peristiwa aneh, hingga keterkaitannya dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah dan legenda Sunda. Sebuah prosa berbahasa Sunda yang memikat!

Mengungkap Makna Mendalam Kitab Hakekat: Tasawuf Sunda-Jawa Abad ke-20

Telusuri warisan intelektual Sunda-Jawa melalui Kitab Hakekat, sebuah manuskrip abad ke-20 yang memuat ajaran tasawuf mendalam. Naskah ini membahas syariat, tarekat, hakekat, dan makrifat, berlandaskan pemahaman syahadat dan rukun Islam. Mari kita bedah lebih jauh isi dan asal-usul kitab ini.

Wawacan Jaka Paringga: Kisah Cinta dan Kesaktian di Tanah Sunda

Telusuri kisah cinta dan kesaktian dalam manuskrip Wawacan Jaka Paringga. Naskah berbahasa Sunda beraksara Pegon ini mengisahkan perebutan putri cantik Jaka Paringga oleh para raja, hingga hadirnya Raden Elang yang sakti mandraguna. Temukan bagaimana cinta dan kesaktian berpadu dalam latar budaya Sunda.

Pandita Sawang (Waruga Alam): Kisah Suluk dan Ajaran Keislaman dari Bandung

Manuskrip Pandita Sawang (Waruga Alam) adalah sebuah karya sastra Sunda berbentuk puisi wawacan yang berisi cerita suluk. Naskah ini memuat ajaran keislaman, khususnya tentang pemahaman eksistensi Ketuhanan melalui tasawuf. Mari selami lebih dalam isi dan detail menarik dari naskah kuno ini.